Stop Percaya Mitos Perawatan Rambut Ini - Male Indonesia
Stop Percaya Mitos Perawatan Rambut Ini
MALE ID | Looks

Informasi yang keliru bisa membahayakan, terutama dalam hal perawatan rambut. Alih-alih terlihat keren, rambut Anda justru bisa rusak. Sebab, banyak sekali mitos seputar rambut pria yang masih diragukan kebenarannya.

Photo by Aasil Shaikh from Pexels

Ketimbang mengikuti informasi yang salah mengenai perawatan rambut dan bikin Anda mengalami bad hair day, berikut penjelasan lengkap mengenai mitos rambut pria untuk Anda pahami lebih lanjut, seperti dilansir dari Fashionbeans.

Terlalu Sering Memakai Topi Membuat Kepala Botak
Pria bakal keren dengan topi. Hanya saja, mitos mengenai topi dapat bikin kepala botak pasti sudah biasa Anda dengar. Ketahuilah, mitos yang satu ini salah total. Memakai topi tidak akan membuat Anda botak, walau menimbulkan masalah lain pada rambut.

“Topi tidak menyebabkan kerontokan rambut, namun memakainya setiap hari dapat menyebabkan kerusakan rambut karena tekanan terus menerus pada helai rambut,” kata Chris Ward, pemilik Huckle The Barber.

Kalau ingin memakai topi, sebaiknya jangan setiap hari. Pakailah pada waktu tertentu, seperti akhir pekan.

Keramas Setiap Hari Supaya Rambut Senantiasa Bersih
Secara logika mungkin Anda menilainya benar. Tapi rupanya, keramas setiap hari mengakibatkan rambut Anda lebih mudah rontok. Kulit kepala bertugas memproduksi minyak yang dibutuhkan rambut. Jadi saat dicuci setiap hari, rambut Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari minyak tersebut karena hilang.

“Anda harus mencuci rambut ketika mulai terasa berminyak. Bagi banyak orang bisa setiap hari, bagi orang lain itu sampai seminggu,” kata Denis Robinson, direktur kreatif di barbershop Ruffians.

So, alangkah baiknya Anda tidak keramas setiap hari. Bahkan kalau perlu, Anda cukup keramas saat rambut mulai berminyak saja.

Semakin Sering Dipotong, Rambut Lebih Cepat Tumbuh
Mitos satu ini pun pastinya tidak asing di telinga Anda. Dan lagi-lagi, sering memotong rambut tidak berpengaruh apa pun terhadap pertumbuhan rambut.

“Rambut adalah serat protein. Meskipun umbi yang menghasilkan serat hidup, rambut itu sendiri tidak hidup atau mati dan dengan demikian tidak dapat dirangsang oleh apa pun, termasuk memotong,” kata Iain Sallis, spesialis rambut rontok dan direktur klinik Hairmedic.

Tingkat pertumbuhan rambut seseorang bergantung pada gen atau faktor keturunan yang dimiliki. Jika Anda ingin menumbuhkan rambut lebih cepat, bisa menggunakan obat penumbuh rambut. [GP]

SHARE