Kamera Ponsel Kian Canggih, Ternyata ini Sebabnya - Male Indonesia
Kamera Ponsel Kian Canggih, Ternyata ini Sebabnya
MALE ID | Digital Life

Para produsen kamera saat ini mengenalkan teknologi baru. Teknologi itu berupa TOF (Time of Flight). Ini adalah tren kamera ponsel teranyar setelah multi kamera, lubang kamera selfie di layar, dan ponsel layar lipat.

Max Pixel

Sebagaimana telah diketahui, saat ini Oppo dan Huawei telah menerapkan teknologi TOF pada kamera ponsel mereka. Apple pun diperkirakan akan menyematkan teknologi serupa untuk produk mereka yang dirilis 2020 mendatang.

Kamera TOF menggunakan sinar inframerah, laser berwarna merah yang terlihat oleh mata manusia. Sinar ini berfungsi menentukan kedalaman objek yang dipindai.

Seperti dilansir dari Digit, sensor inframerah akan dilontarkan ke objek dan dipantulkan. Waktu yang diperlukan sinar untuk kembali dipantulkan ke sensor membantu software menentukan jarak, bentuk, dan volume objek di depannya.

Begitu data dikumpulkan, maka objek bisa dikenali. Sinar inframerah yang dikeluarkan berukuran 850 nanometer, sehingga tak terlihat oleh mata manusia.

Dibanding pemindaian tiga dimensi lain, teknologi TOF terbilang paling terjangkau. Sensor ini bisa menangkap hingga 160 frame per second (fps), dapat digunakan pada aplikasi yang membutuhkan kecepatan real time dengan tenaga pemrosesan kecil.

Fungsi Sensor Time of Flight
Teknologi Time of Flight bisa membantu navigasi dalam ruangan, augmented reality (AR), menghindari objek, pengenalan gestur, pelacakan objek, dan sebagai altimeter reaktif.

Pada kamera, sensor ini juga membantu ketika pengguna mengaktifkan mode bokeh yang mengaburkan latar belakang. Namun, tingkat akurasinya tergantung dari software yang dipakai untuk membaca data dari sensor.

Fungsi selanjutnya, mengenali objek dan menentukan fokus di kondisi kurang cahaya. Sebab, saat ini posisi fokus kamera pada objek sangat tergantung dari kondisi cahaya.

Mengutip dari Pocket Lint, pada dasarnya teknologi TOF bukan hal baru. Banyak perusahaan telah memanfaatkannya. Sebagai contoh, Microsoft menerapkan teknologi ini pada sensor LIDAR di Kinect generasi kedua, dan diadaptasi pada drone.

Perusahaan lain yang juga membuat sensor tiga dimensi dengan teknologi Time of Flight antara lain Sony, AMS/Heptagon, ASC Tiger Club, Tera Ranger One, Riegl, Lucid/Helios, dan Ada Fruit. [GP]

SHARE