Terkesan Sehat, Jus Lidah Buaya Punya Efek Negatif - Male Indonesia
Terkesan Sehat, Jus Lidah Buaya Punya Efek Negatif
MALE ID | Sex & Health

Lidah buaya (aloe vera) dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari menyejukkan kulit akibat sengatan matahari, menyembuhkan eksim hingga jerawat, atau menyuburkan rambut. Tanaman ini juga bisa dikonsumsi dan kini sedang menjadi tren kesehatan di negara maju.

Photo by Navneet Shanu from Pexels

Penelitian ilmiah mengenai manfaat jus lidah buaya pun banyak dilakukan. Hasilnya adalah memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan. Tapi sebelum Anda tertarik mengonsumsi jus lidah buaya, kenali dulu apa saja yang terdapat di dalamnya.

Seperti dilansir dari Men’s Health, pertama-tama ada efek antiseptik di dalam lidah buaya. Tanaman ini mengandung anti-kuman seperti asam salisilat, yang dapat mencegah bakteri, jamur, dan virus.

Lalu sifat penyembuhan. Dalam sebuah penelitian yang menguji kemampuan untuk membantu mempercepat penyembuhan, diketahui bahwa mengoleskan sedikit gel lidah buaya pada luka bakar dapat membantu proses penyembuhan lebih cepat.

Jangan lupakan manfaat yang bisa dilakukan untuk kulit Anda. Lidah buaya adalah pelembap alami yang baik dan mengandung sifat anti-inflamasi.

Bagaimana dengan Jus Lidah Buaya?
Sebagian besar penelitian yang mendukung manfaat kesehatan lidah buaya berlaku untuk penggunaan tanamannya. Masih jarang para peneliti menemukan manfaatnya jika dibuat jus.

Jus lidah buaya murni dibuat dengan cara menghancurkan, menggiling, atau menekan seluruh daun tanaman. Proses itu akan menghasilkan cairan yang kemudian disaring.

Dalam sebuah tulisan di Journal of Food Science and Technology, peneliti menyebutkan banyak jus lidah buaya dipadukan dengan jus buah atau teh. Karena prosedur pengolahannya tidak tepat, produk yang diklaim jus lidah buaya nyaris tak ada bahan aktif aloe vera.

“Jus lidah buaya pada dasarnya adalah air dengan sejumlah kecil karbohidrat dari gula, dan jumlah vitamin serta mineral yang lebih kecil lagi,” kata Allison Webster, Associate Director of Nutrition Communications di International Food Information Council.

“Vitamin di jus lidah buaya hanyalah sebagian kecil dari apa yang seharusnya kita konsumsi setiap hari,” katanya lagi.

Dia menambahkan, tidak ada penelitian yang dipublikasikan mengenai efek jus lidah buaya terhadap anti-inflamasi pada manusia. Sebelum ada penelitian yang benar-benar nyata, khasiat anti-inflamasi belum terbukti.

“Intinya, minuman lidah buaya tidak akan memperbaiki kulit Anda atau bahkan membantu Anda memenuhi asupan vitamin harian yang disarankan,” tutur dia.

Tanggapan serupa juga diberikan oleh penulis The Small Change Diet, Keri Gans. Ia mengatakan, tak jelas berapa banyak nutrisi yang ada di dalam kandungan lidah buaya.

“Saat diencerkan dengan air, Anda pasti akan kehilangan nutrisi lidah buaya. Saya lebih menyarankan minum air putih secara teratur dibanding jus lidah buaya,” kata Gans. [GP]

SHARE