Konsep Tur Monoton, Muse Pertimbangkan Ide Baru - Male Indonesia
Konsep Tur Monoton, Muse Pertimbangkan Ide Baru
MALE ID | News

Band asal Inggris, Muse telah mengakui adanya kemungkinan mereka tampil terlalu habis-habisan dalam tur mereka yang bertajuk Simulation Theory.

wikimedia commons

Dalam tur dunia yang mendukung album ke delapan Simulation Theory (2018) itu, Muse punya jadwal mengunjungi 49 kota di seluruh dunia sepanjang tahun 2019.

Seperti dilansir dari NME, Matt Bellamy dan kawan-kawannya disebut punya banyak sekali ide. Untuk tur yang dimulai di Houston, AS, mereka telah bersiap dengan para penari, pengendara sepeda BMX, sepasukan khusus brass, laser-laser, berbagai layar besar dan bahkan robot raksasa.

Tapi anehnya, Matthew Bellamy, pentolan sekaligus vokalis Muse justru merasa langkah yang mereka lakukan sudah terlampau jauh.

“Robot muncul beberapa kali dalam setiap konser. Dan Anda tahu, mereka terlihat cukup ‘berbahaya’. Saya tidak pernah berpikir bahwa kami akan melakukan hal seperti ini, tetapi nyatanya memang sungguh terjadi,” ucap dia kepada Miami New Times.

“Di sejumlah titik, Anda akan mencapai batasan mengenai apa yang bisa Anda lakukan di sebuah konser. Rasanya seperti tidak ada orang lain melakukan apa yang Anda lakukan. Perasaan itu cukup unik,” ucapnya lagi.

Senada dengan Bellamy, Dom Howard selaku drummer juga mempertanyakan batas apa yang disebut ekstrem.

“Masalahnya yaitu, tidak ada kelanjutannya. Ini semua tentang tontonan. Tur kami, dengan antitesis secara keseluruhan mengenai musik dan bukan lainnya, itu yang kami ingin lakukan di masa depan. Di atas panggung, saya tidak tahu. Pilihannya antara kembali ke bumi, atau terus lanjut ke luar angkasa,” kata Howard.

Sejak awal, album bertajuk Simulation Theory tampaknya memang memiliki konsep canggih. Mulai sampul album yang terinspirasi dari film Back to the Future sampai konser tur, secara keseluruhan punya tema serupa.

Dirilis pada November 2018 silam, Simulation Theory telah memiliki lima video klip musik. Masing-masing adalah Dig Down, Thought Contagion, Something Human, The Dark Side dan Pressure. Album tersebut mendapat banyak reaksi positif kala Muse dianggap berani bereksperimen. [GP]

SHARE