Arancini, Gurihnya Kudapan asal Tanah Para Mafia - Male Indonesia
Arancini, Gurihnya Kudapan asal Tanah Para Mafia
MALE ID | Relax

Saat liburan ke Italia, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan. Mulai dari mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah, menonton pertandingan tim sepak bola Serie A kesayangan, hingga mencicipi kelezatan kulinernya. Kira-kira, apa makanan yang Anda coba pertama kali di sana?

stu_spivack/flickr

Kalau pizza, spaghetti dan lasagna sepertinya sudah terlalu mainstream. Kuliner khas Italia tidak cuma itu saja. Ada satu kudapan yang menyerupai kroket, namun terbuat dari nasi. Bagian dalamnya lembut dan creamy, sementara luarnya renyah dan gurih, enak disantap selagi hangat.

Kudapan tersebut namanya arancini. Bentuknya berupa bola-bola yang berbahan nasi dan diberi lapisan tepung roti. Untuk isinya, terdapat saus daging, saus tomat, keju mozzarella, dan kacang polong. Biasanya, bola-bola ini dimasak dengan cara digoreng, walau ada pula yang dipanggang.

Sejatinya, arancini berasal dari Pulau Sisilia, tanah para mafia. Makanan ini sudah ada sejak abad ke-10. Nama arancini diambil dari kata arancina dalam Bahasa Italia yang berarti jeruk kecil, karena bentuknya bulat dan berwarna kuning oranye seperti jeruk.

Arancini mempunyai varian yang beragam. Jenis yang biasa dijual di berbagai kafe ala Sisilia adalah arancini con ragu yang terdiri dari daging, saus tomat, beras, dan keju mozzarella. Varian lainnya adalah con burro (mentega), con funghi (jamur), con pistacchi (kacang pistachio), dan con melanzane (terong).

Memasak isian arancini dapat memakan waktu cukup lama. Para koki di sana akan menyimpan isian terlebih dahulu ke dalam kulkas apabila tidak segera diolah.

Nasi yang digunakan akan didinginkan sebelum membuat arancini, agar telur kocok yang dicampurkan ke dalamnya tidak matang. Bahkan, demi menciptakan bentuk yang bagus, nasi dapat disimpan di kulkas semalaman. Arancini juga dapat dibuat dari sisa risotto.

Seperti kroket kentang, bola-bola arancini yang belum diolah dapat disimpan di dalam kulkas. Begitu pula untuk arancini yang sudah digoreng namun tidak habis. Makanan ini bisa digoreng atau dipanggang kembali lalu disajikan. Kelezatannya tidak akan berubah.

Di Negeri Pizza, arancini kerap dijual di kedai tepi jalan, agak sulit Anda menemukannya di restoran berbintang. Masyarakat Italia biasa menyuguhkan bola goreng ini sebagai kudapan saat party atau menemani salad. [GP]

SHARE