Sambut Akhir Zaman Versi Mantan Gitaris The Smith - Male Indonesia
Sambut Akhir Zaman Versi Mantan Gitaris The Smith
MALE ID | News

Gitaris ternama Johnny Marr telah resmi menayangkan video klip yang ia sebut bersuka cita menjelang kiamat, dengan judul Armatopia. Rilisan perdana Marr di pertengahan Maret 2019 adalah single terbaru dari album pamungkasnya yang dirilis pada 2018 lalu, Call the Comet.

Man Alive!/flickr

Semangat menyongsong hari akhir, baik dalam video klip atau album tersebut menurut Johnny Marr terinspirasi dari kondisi benua Eropa dan Amerika Serikat sejak tahun 2016.

Sejumlah persitiwa yang menginspirasi Marr sama seperti kebanyakan musisi, di antaranya Brexit dan kemenangan Donald Trump di pemilu AS tahun 2016. Bagi Marr, dua peristiwa yang sanggup membuat lesu dunia itu ia sikapi dengan mentalitas hedonistik, atau “berpesta menuju akhir peradaban”.

Armatopia adalah keadaan ekologi saat ini. Para penguasa sudah membuat orang-orang merasa tidak bisa berbuat apa-apa. We’re smoking till we burn out, jadi kami terus berpesta saja. Lagu ini adalah Eco-Disco untuk tahun 2019,” ucap dia kepada NME.

Konsep video klip single arahan Kris Rimmer tersebut mengadaptasi semua perasaan putus asa dan kekacauan dengan semangat untuk berpesta. Para karakter utama di video Armatopia awalnya ditampilkan tengah bersiap-siap menjalani keseharian dan akhirnya berpesta gila-gilaan di penghujung hari.

“Saya dan Johnny ingin mengolah ide bahwa walaupun masa depan tidak pasti dan kelam, kalian masih bisa memilih untuk bersenang-senang dan memuaskan diri sendiri,” kata Rimmer.

“Di video klip lagu ini, hedonisme diperankan oleh empat karakter utama. Kami memilih kompleks apartemen agar terlihat kontras dengan kepribadian eksentrik mereka, dan mengikuti mereka hingga berujung di tempat terakhir yang dibuka di bumi.”

“Rasanya ada hal krusial yang cukup signifikan, yaitu mencari romansa di penghujung peradaban,” katanya lagi.

Sebagai informasi, Johnny Marr merupakan gitaris dan penulis lagu yang aktif sejak tahun 1982 bersama Morrissey. Mereka berdua membuat lagu yang kemudian dituangkan ke dalam sejumlah demo. Dinilai berkembang, mereka pun merekrut dua orang lagi dan sepakat membentuk band bernama The Smiths. [GP]

SHARE