Perlukah Anda Fundraising Saat Bangun Startup? - Male Indonesia
Perlukah Anda Fundraising Saat Bangun Startup?
MALE ID | Works

Fundraising atau pengumpulan dana bisa jadi salah satu bagian penting dalam perjalanan bisnis startup, sekaligus titik balik setelah sebelumnya bisnis tak berkembang lantaran kurangnya dana.

Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Memang dalam pengembangannya, tidak ada sesuatu yang baku pada tahapan pra, proses, dan pasca fundraising. Walau begitu, fundraising tak semestinya jadi satu-satunya tujuan didirikannya bisnis startup.

Berkaitan akan hal tersebut, ada baiknya MALEnials memahami seberapa penting fundraising bagi bisnis startup, mengutip dari Dailysocial. Antara lain:

Siap Berbagi
Setiap pemilik startup punya alasan dan tujuan khusus sebelum memutuskan untuk melakukan penggalangan dana. Ada yang butuh waktu agar dapat mengembangkan bisnisnya atau mencapai target lain.

Namun dengan penggalangan dana ke investor, founder harus rela membagi equity. Itulah mengapa banyak founder startup teguh pada bootstrapping. Butuh pertimbangan dan alasan kuat sebelum Anda menggalang dana.

Mencari dan Memilih investor
Guna mendapat fundraising, Anda harus mencari dan memilih investor. Proses tersebut butuh tenaga dan waktu ekstra, apalagi bisnis startup Anda masih di fase awal.

Selain melalui kanal online resmi, proses mencari investor akan lebih efektif di berbagai event offline. Entah itu pameran atau bertandang ke acara-acara startup lainnya. Networking juga punya peran penting bagi Anda yang berniat mencari investor.

Event offline lainnya adalah kompetisi atau program inkubator yang dalam beberapa tahun belakangan mulai sering digelar. Jika mampu menembus seleksi di event tersebut, bisnis startup Anda bisa lebih dekat dengan investor.

Lain halnya apabila bisnis Anda terbilang sudah banyak dikenal dan ditawari investor, Anda perlu lebih selektif. Mengetahui berapa dana yang mereka suntikkan, porsi yang diminta dan hal-hal lain bersifat kepemilikan, serta ekspektasi mereka terhadap startup.

Semua itu sangat penting untuk menghindari salah paham di tengah perjalanan startup. Kalau perlu, lihat daftar portofolio dan track record calon investor Anda.

Bukan Cuma Pendanaan
Walau erat kaitannya dengan dana, proses fundraising bagi startup lebih dari itu. Biasanya, investor tidak hanya menawarkan uang, melainkan juga bantuan lain berupa koneksi jaringan dan pendampingan untuk akselerasi bisnis (mentoring).

Agaknya modal dana merupakan segalanya bagi bisnis di tahap awal, tapi faktanya modal lain sangat diperlukan. Sebagai founder, Anda harus mampu membaca gejala ini.

Di awal proses pencarian investor, keuntungan relasi dan mentoring wajib dipertimbangkan. Jika bisnis startup berkembang, keuntungan akan mengikuti. [GP]

SHARE