Ritual Getaran Andien Sebelum Berbaring di Ranjang - Male Indonesia
Ritual Getaran Andien Sebelum Berbaring di Ranjang
MALE ID | News

Penyanyi Andien Aisyah memiliki ritual khusus sebelum pergi berbaring ke atas ranjang. Ritual itu ia lakukan di atas matras dengan membaringkan tubuhnya, dengan cara menekukan kakinya, lalu membebaskan organ tubuhnya bergetar sendiri tanpa diperintah.

Ritual yang kerap dilakukan Andien tersebut dinamakan Tension and Trauma Releasing Exercises. "Getarannya sudah kayak orang kena ayan,” katanya sambil tertawa.

Andien melakukan ritual itu selama dua tahun belakangan. Sebelumnya, Andien lebih pada yoga dan pilates. Ritual atau aktivitas barunya itu, adalah cara mujarab menyembuhkan trauma psikisnya, mengusir pegal-pegal di badan, membuat tidur lebih lelap, serta melumerkan emosi negatifnya. “Hati lebih plong. Bangun tidur lebih segar,” ucapnya.

Andien juga menuturkan bahwa, selain merasa lebih bugar dan lebih bisa mengontrol emosi, ia jadi jarang sakit meski jadwal manggung, mengurus keluarga, dan kegiatannya yang lain super-padat. 

“Dulu bisa kena tifus tujuh kali dalam setahun, belum lagi sinusitis yang kumat. Sekarang sudah enggak pernah ke dokter lagi. Paling sinus dikit, yang bisa ditangani sendiri,” ujarnya.

TRE atau Trauma Releasing Exercises, sebuah teknik sederhana melepaskan stres dan ketegangan pada tubuh dengan metode membiarkan tubuh bergetar. TRE diciptakan oleh Dr David Berceli, Ph D yang sudah puluhan tahun menggunakan TRE untuk menangani korban trauma di Beirut, Tragedi 9/11, badai katrina dan peristiwa lainnya.

Menurut praktisi TRE Indonesia Hindra Gunawan, makin banyak orang yang mengalami trauma bercerita justru membuat dirinya kian takut. “Tubuh manusia pada dasarnya sangat cerdas. Satu kali belajar, dia mampu mengingatnya dengan sangat baik. Karena itu, tubuh memerlukan pelepasan ketegangan, stres akut, dan trauma melalui kecerdasan tubuh,” ungkap Hindra usai media workshop Tension and Trauma Releasing Exercises (TRE) di Jakarta.

Contoh kasus, mereka yang menjadi korban bencana alam Palu dan Donggala atau kecelakaan seperti Lion Air JT 610 baru-baru ini terjadi. Lebih lanjut, bahwa para korban ini menyadari bahwa mereka telah mengalami dan bertahan dari peristiwa traumatis, namun belum sepenuhnya menyembuhkan luka batin dalam dirinya. 

Getaran (shaking) otomatis pada teknik TRE yang dikontrol sendiri oleh tubuh ini disebut neurogenic muscle tremors (getaran otot yang dipicu dan dikontrol oleh system syaraf). Latihan ini berupa peregangan pada bagian tubuh/otot tertentu yang akan memicu otot bergetar secara otomatis dan alami.

Setelah teknik ini dipelajari maka tubuh sudah melakukan tremor atau shaking yang bisa melepaskan ketegangan, stres dan trauma yang dimiliki tanpa perlu melakukan senam lagi. Oleh karena itu teknik ini juga dikenal dengan Teknik yang revolusioner dalam melepaskan trauma, sederhana dan powerfull. *** (SS)

SHARE