Tradisi Coffee Break yang Menarik di Beberapa Negara - Male Indonesia
Tradisi Coffee Break yang Menarik di Beberapa Negara
MALE ID | Relax

Di tanah air kita Indonesia, tradisi minum kopi sudah dianggap sebagai budaya yang merakyat. Setiap orang terutama pria bisa dipastikan menggemari zat pekat berampas tersebut. Bahkan, tradisi minum kopi mulai merambah kalangan muda era milenial dan menjadi tren mewabah.

tradisi minum kopi
pexels.com

Kegiatan menikmati tegukan kopi biasa dilakukan pada pagi hari, sebelum seseorang berangkat bekerja. Meski, tidak menutup kemungkinan beberapa orang memilih malam hari sebagai waktu paling pas menikmati kopi. Alasan yang melandasinya, bersantai dan melepas penat setelah seharian beraktivitas. Di malam hari, orang-orang kerap minum kopi bersama teman dan kerabat sembari berbincang hal-hal ringan.

Baca juga kumpulan artikel tentang berbagai macam tradisi disini

Akan tetapi, negara lain di muka bumi selain Indonesia juga mempunyai tradisi minum kopi ini. Hanya saja, waktu penyajian dan sebutan tradisinya sedikit berbeda. Agaknya, kopi telah mendunia dan bisa menyatukan setiap orang dari latar belakang dan budaya yang berbeda pula.

Sudah penasaran tradisi seperti apa yang ada di negara-negara lain? Berikut kami rangkum dalam lima tradisi minum kopi di berbagai penjuru muka bumi.

Merienda
Merienda merupakan tradisi orang-orang di Argentina untuk menikmati waktu mereka bersama secangkir kopi. Tidak lupa secangkir susu dan croissant sebagai pelengkap. Merienda dilakukan pada waktu makan siang dan setelah makan malam. Bukan hanya negeri Diego Maradona ini saja yang menikmati tradisi merienda, melainkan beberapa negara di Amerika Latin juga melakukannya.

Smoko
Di Selandia Baru, setiap pekerja disana mendapat waktu istirahat di tengah-tengah jam kerja mereka. Waktu istirahat yang singkat dimanfaatkan mereka untuk minum kopi, menghisap tembakau dan makan camilan. Dari sinilah istilah smoko lahir. Saat ini, istilah smoko berkembang secara global di seluruh penjuru negeri tersebut.

Fika
Nyaris serupa dengan smoko, tradisi fika atau beristirahat minum kopi dan beristirahat sejenak di tengah jam kerja juga dilakukan di Swedia. Yang menarik adalah, kedai kopi disana didesain sedemikian rupa menyesuaikan konsep fika, sehingga setiap orang bisa leluasa menghabiskan waktu bersantai menikmati kopi ditemani kue-kue manis yang disajikan.

Gabelfruhstuck
Sedikit sulit mengucapkan istilah di atas. Tradisi gabelfruhstuck memiliki arti ‘sarapan kedua’. Jerman dan Austria adalah negara yang ‘menganut’ tradisi ini. Setelah sarapan di pagi hari, biasanya warga di dua negara tersebut akan menikmati secangkir kopi dan kudapan sebagai pendampingnya. Gabelfruhstuck dilakukan antara pukul 10-11 pagi.

Buna tetu
Tradisi buna tetu bisa dikatakan sebagai tradisi minum kopi paling unik di seluruh dunia. Hal ini mengacu pada waktu yang dihabiskan untuk menjalaninya. Istilah buna tetu berasal dari salah satu negeri termiskin di benua hitam, Ethiopia. Merupakan istilah upacara minum kopi yang bisa menyita waktu sebanyak tiga jam untuk mempersiapkannya. Lebih gilanya lagi, warga Ethiopia melakukan proses tersebut sebanyak tiga kali sehari. Pemimpin dari upacara buna tetu adalah seorang wanita, dimulai dengan ritual mengusir roh jahat.**GP

SHARE