Pameran Perjalanan Bersepeda Lalui 23 Negara - Male Indonesia
Pameran Perjalanan Bersepeda Lalui 23 Negara
Sopan Sopian | Whats Up

Diego Yanuar dan Marlies Fennema akhirnya menyelesaikan perjalanan bersepeda dari Belanda hingga Indonesia. Atas kesuksesannya itu, keduanya menggelar pameran foto bertajuk Everything in Between: The Exhibition dari perjalanan sepanjang 12.000 km melalui 23 negara tersebut.

Keduanya mendedikasikan perjalanan ini untuk penggalangan dana yang ditujukan kepada 3 organisasi non-profit, yaitu Lestari Sayang Anak, Jakarta Animal Aid Network dan Kebun Kumara. 

Pameran yang dikurasi oleh Yunaidi Joepoet ini, juga menampilan sepeda dan peralatan yang digunakan Marlies dan Diego selama perjalanan.

Perjalanan Diego dan Marlies sendiri sudah direncanakan selama 2 (dua) tahun sebelum mereka akhirnya mulai mengayuh sepeda dari Belanda pada bulan Februari 2018. Mereka mengabadikan perjalanan tersebut melalui akun media sosial.

“Melalui pameran ini, saya berharap bahwa orang-orang tidak merasa mereka harus bersepeda dari Belanda ke Indonesia untuk melakukan perubahan. Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk membuat perubahan.” ungkap Marlies, di Kawasan Jakarta Selatan.

“Semoga semua yang datang ke pameran ini akan lebih berpikir dalam mengambil keputusan. Berpikir mengenai ciptaan Tuhan yang lain yang sering kita lupakan : binatang dan alam.” tambah Diego.

Penyanyi Andien, selaku project manager dalam pameran ini. menuturkan banyak terefleksi oleh perjalanan adiknya bersama Marlies. “Mengenal sosok Diego dan Marlies secara personal membuat saya banyak merefleksi kembali mengenai makna dari perjalanan hidup saya, mungkin juga terjadi pada banyak orang lainnya," tuturnya.

Pada akhirnya, tambah Andien, proses membuat semuanya menemukan pelajaran yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Dan perjalanan Everything in Between, menginspirasi semua untuk menggulirkan kebaikan. 

"Semoga dapat menyentuh hati banyak orang yang datang, melihat, mendengarkan, dan merasakan” kata Andien. 
 
Melalui acara Everything in Between: The Exhibition, kurator pameran Yunaidi Joepoet juga berharap masyarakat lebih menyadari bahwa batas negara bukan menjadi pemisah manusia dan menemukan kembali esensi dalam sebuah perjalanan yang melebihi hedonisme belaka.

SHARE