Indonesia Fashion Forward Kembali Hadirkan Karya - Male Indonesia
Indonesia Fashion Forward Kembali Hadirkan Karya
MALE ID | Whats Up

Lewat program inkubasi bisnis dan kreativitas mode Indonesia Fashion Forward, Jakarta Fashion Week berkomitmen membawa desainer Indonesia ke pentas mode internasional, bekerja sama dengan badan mode dan institusi kreatif global.

Photo by Gading Perkasa/male.co.id

Komitmen itu didukung berbagai partner. Mulai label Bateeq dari Michelle Tjokrosaputro, PVRA karya Kara Nugroho dan Putri Katianda di hari kedua ajang Fashion Scout. Inilah wadah bagi desainer baru, bagian dari London Fashion Week Autumn/Winter 2019.

Pada kali ini, Michelle mengenalkan koleksi bernama Arung, berhiaskan motif Gatharish dengan gambar tanam-tanaman, Kawung Picis, dan Mega Mendung. Aksen kerut, neck band, elbow band, dan knee band menjadikan koleksi dengan palet berwarna unik membuatnya tampil lebih aktif dan dinamis.

SOE Jakarta turut pamer karya di NOMET Showroom, bagian dari Paris Fashion Week 2019. Nantinya, SOE Jakarta juga menjalani program residensi di Jepang bersama Paulina Katarina sepanjang 14 - 19 Maret 2019, berbarengan periode Amazon Tokyo Fashion Week.

Kerja sama antara Jakarta Fashion Week dan Korea Selatan secara konsisten memberikan wadah di Seoul Fashion KODE. Tahun ini, pada 14 - 16 Maret 2019 di S-Factory, Seoul Fashion KODE menampilkan desainer Indonesia Fashion Forward, yaitu Jenahara dan PVRA.

PVRA akan mengambil bentuk-bentuk tradisional sebagai elemen utama desain koleksi mereka kali ini. Sedangkan Jenahara memadukan street wear dengan modest fashion dalam koleksi bertajuk Koma.

Japan Fashion Week Organization, salah satu partner internasional Jakarta Fashion Week sejak awal juga membukakan gerbang ke Amazon Fashion Week Tokyo yang prestisius. Kali ini, giliran Danjyo Hiyoji dan Eridani yang terpilih menghadirkan koleksi terbaru mereka di Shibuya Hikarie, 18 - 20 Maret 2019 mendatang.

Untuk koleksinya di Amazon Fashion Week Tokyo, Eridani mengambil inspirasi dari legenda Taketori Monogatari atau lebih dikenal dari tokoh Puteri Kaguya. Siluet tradisional Jepang seperti kimono, yukata, haori, dan hakama, diterjemahkan dengan draping yang menjadi ciri khas Eri.

Danjyo Hiyoji menyerap entusiasme publik, terhadap penyelenggaraan olimpiade pada 2020 mendatang. Label yang digawangi Dana Maulana dan Liza Masitha ini menjalin detail print dan casual streetwear dengan sulaman tangan dan fitted tailoring. [GP]

SHARE