John Wesley Hardin, Koboi Keji di era Wild West - Male Indonesia
John Wesley Hardin, Koboi Keji di era Wild West
Gading Perkasa | Story

John Wesley Hardin bukan sekadar koboi biasa. Ia adalah pembunuh terkenal di era Wild West, kala para jawara koboi bertopi lebar memacu kuda melintasi padang rumput.

Pixnio

Lahir di Texas, Amerika pada 26 Mei 1853, John Wesley Hardin melakukan pembunuhan pertamanya di usia 15 tahun, di tengah periode penuh kecamuk dan kekerasan pasca perang saudara. Setelah itu, Hardin mengaku membunuh 42 orang, namun yang terbukti ‘hanya’ 27 nyawa ia habisi.

Seperti dilansir dari History, pada 1878, Hardin dinyatakan bersalah karena membunuh seorang sheriff di Texas dan dijebloskan ke penjara di Huntsville. Hidup di balik jeruji besi terbukti efektif menenangkan Hardin selama 14 tahun. Ia bahkan sempat belajar ilmu hukum, meski berstatus sebagai narapidana.

Di tahun 1892, ia bebas dan memutuskan untuk tinggal di area Gonzales serta menjadi pengacara. Jago duel tembak itu sempat mencoba peruntungannya di bidang politik, hanya saja gagal total.

Hardin kemudian pindah ke El Paso yang bergejolak. Di sana, pekerjaannya sebagai penasihat hukum dibatasi. Ia lebih banyak bikin onar di saloon ketimbang bekerja. Ya, ia kembali ke kebiasaan lamanya, menenggak minuman keras, berjudi, dan duel.

Harian The El Paso Times menulis, Hardin suka bertengkar dan mengancam. Ia tak pernah terima kehilangan uang, dan suatu ketika ia menarik pistolnya, mengancam bandar judi agar mau mengembalikan uangnya.

Pada 1895, sheriff El Paso mencoba mengurangi kekerasan di kotanya dengan cara membatasi penggunaan senjata. Agustus tahun itu, kekasih Hardin ditangkap dan ditahan oleh aparat bernama John Selman lantaran membawa senjata. Hardin seketika murka.

Para pendukung Hardin pun mengancam Selman. Tak lama berselang, Selman mencari Hardin dan menemukannya sedang melempar dadu di sebuah bar. Ada sejumlah versi mengenai kejadian setelahnya. Yakni duel yang berakhir dengan kekalahan Hardin.

Versi lain menyebutkan, tanpa mengucap sepatah kata pun, Selman menghampiri Hardin, dan menembaknya tepat di kepala.

Dalam buku Texans, Guns, & History, Charles Askins menulis, “John Selman masuk dan mendekat ke arah punggung Hardin. Saat jaraknya hanya satu lengan, ia mencabut pistol dan menembak Hardin di belakang kepala.”

Otopsi yang dilakukan juga menunjukkan, Hardin ditembak dari belakang. Apapun versinya, dipastikan John Wesley Hardin tewas secara brutal. Sedangkan Selman dinyatakan tak bersalah oleh juri.

Hardin dimakamkan di Concordia Cemetery di El Paso, Texas. Ironisnya, John Selman yang membunuhnya dimakamkan di dekat Hardin. [GP]

SHARE