'Kuambil Lagi Hatiku', Menandai Bangkitnya PFN - Male Indonesia
'Kuambil Lagi Hatiku', Menandai Bangkitnya PFN
MALE ID | Whats Up

Salah satu BUMN Produksi Film Negara (PFN) kembali lagi memproduksi film setelah 25 tahun lamanya. Terakhir PFN memproduksi Pelangi di Nusa Laut (1992) dan Surat untuk Bidadari (1994). Film berjudul 'Kuambil Lagi Hatiku' menandai hal tersebut.

Menggandeng pihak Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan yang merupakan BYMN di bidang pariwisata serta bekerja sama dengan Wahana Kreator Nusantara, film 'Kuambil Lagi Hatiku' disutradarai Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri Salman Aristo.

Sang sutradara mengaku ada semangat baru dari bangkitnya PFN.  Azhar mengatakan dari film ini diharapkan menjadi langkah baru memproduksi film berkualitas.

Salman Aristo sendiri yang juga penulis sekenario dalam film ini menuturkan, awalnya ada beberapa pilihan cerita sehingga terpilih cerita ini. "Ketika Abduh dari industri perfilman jadi birokrat, jadi dirut PFN, gue langsung merapat, karena ini juga jadi kesempatan dalam standar perfilman. PFN memang harus bikin film," kata dia  dalam perilisan trailer dan poster film di Jakarta, Selasa (5/3).

Produser dan Dirut PFN Abduh Aziz mengatakan, setelah lama absen, memang ada komitmen baru dari deputi di PFN yang secara total menyadari harus bangkit lagi dari segi produksi film. PFN sedikit berbeda dengan masa lalu. Sebagai instrumen negara, sekarang PFN sudah menjadi Perum di mana semakin berpeluang mengembangkan cerita dalam film.

"Kesepakatan antara produser untuk cerita ini ada sutradara lama yang saya kejar. Dan hari film nasional itu terjadi di Maret, kita berharap kiprah PFN ke depan juga bisa meramaikan terus perfilman. Ini adalah karya yang sungguh-sungguh," ujarnya.

Film 'Kuambil Lagi Hatiku' bercerita tentang Sinta, seorang India keturunan yang tengah merencanakan pernikahan dengan Vikas. Sayangnya, jelang pernikahannya itu, Widi sang Ibu mendadak kabur ke Indonesia.

Sinta yang didesak oleh calon mertuanya didesak untuk mempercepat rencana pernikahannya. Sehingga ia harus mencari tahu keberadaan sang ibu. Bermodal foto lamanya, Sinta pergi ke kampung sang Ibu, yang bahkan tak pernah diceritakan sebelumnya, yaitu Desa Borobudur.

Film ini berlatar keindahan Candi Borobudur, dengan tujuan memperlihatkan kekayaan dan keberagaman Indonesia. Selain itu, Borobudur juga menjadi aspek penting dalam film tersebut, karena seperti diketahui bahwa Borobudur adalah bangunan yang termasuk ke dalam World Heritage Site oleh UNESCO.

Dijajaran pemain, film 'Kuambil Lagi Hatiku' dibintangi oleh Cut Mini, Lala Karmela, Dimas Aditya, Ria Irawan, dan Sahil Shah.

SHARE