Vincent Rompies dan Kecintaannya Pada Kuda Besi - Male Indonesia
Vincent Rompies dan Kecintaannya Pada Kuda Besi
Gading Perkasa | News

Dari sekian banyak selebriti tanah air yang hobi mengoleksi motor, Vincent Rompies termasuk di dalamnya. Eks bassist Club 80’s ini mengaku sangat senang berkutat di dunia otomotif. Terus, apa saja motor yang ia koleksi?

Photo by Gading Perkasa/Male.co.id

“Ada Honda GL sama Vespa klasik tahun 1964. Tadinya sih vespa ada tiga, tapi sudah saya jual jadi tinggal satu,” kata dia.

Dirinya mengatakan alasan menyukai Vespa klasik karena ia memang tertarik pada hal-hal berbau klasik, termasuk semua hobinya selain motor.

“Alasan suka Vespa, karena saya senang apa pun yang klasik. Kamera analog, motor, dan lagu juga klasik,” tutur Vincent.

Selain Vespa, Vincent menyebut punya dua moge (motor gede). Namun ia tidak menjelaskan lebih jauh apa merk motornya.

Komunitas Motor Prediksi
Karena hobi naik motor gede, Vincent Rompies bikin komunitas motor yang dinamai Prediksi. Komunitas ini beranggotakan beberapa selebriti pria yang punya hobi sama, yaitu Tora Sudiro, Andre Taulany, Desta, Omesh, dan Soleh Solihun.

Biasanya sebuah komunitas atau klub motor touring ke daerah tertentu sebagai ajang berkumpul dan berbagi pengalaman tentang hobi masing-masing anggota. Namun bagaimana dengan Prediksi?

“Namanya juga Prediksi, jadi nggak bisa diprediksi kapan jalannya. Tapi kami pernah city riding sebanyak dua kali. Di Jakarta aja,” kata Vincent sembari tertawa.

“Jangankan riding, kumpul pun kami jarang karena kesibukan masing-masing anggota,” katanya lagi.

Beli Aksesoris Motor Secara Online
Guna menunjang hobinya, ia sering membeli aksesoris motor secara online. “Paling sering sarung tangan, jaket, rompi, celana buat motor yang ada padding-nya. Kaya gitu sih,” ucapnya.

“Kalau cari aksesoris untuk Vespa juga lewat online. Misalnya gantungan asli Piaggio atau aksesoris Vespa lainnya.”

Alasan lain ia berbelanja aksesoris motor online lantaran tidak sempat mencarinya langsung. Menurutnya, hal itu jauh lebih mudah dan praktis, tak memakan waktu.

“Soalnya kalau offline susah carinya, dan perlu effort. Belanja online lebih mudah dibanding cari ke bengkel atau toko,” aku Vincent. [GP]

SHARE