Kiat Mengelola Beban Kerja Berat Agar lebih Ringan - Male Indonesia
Kiat Mengelola Beban Kerja Berat Agar lebih Ringan
MALE ID | Works

Stres di tempat kerja dapat memengaruhi siapa saja dan bisa dipicu oleh apa saja. Umumnya, stres akibat kerja terjadi ketika seseorang tidak dapat memenuhi tuntutan atau kebutuhan dari pekerjaannya. Terlalu banyak yang harus dilakukan, kurangnya waktu, dan kurangnya sumber daya untuk menuntaskan pekerjaan.

Photo by Hello I'm Nik on Unsplash

Dalam survei terhadap 1.400 pekerja di Amerika Serikat yang dipublikasikan secara online oleh careerbuilder.com, lebih dari satu pertiga responden menyatakan telah mengalami penambahan beban kerja. Mereka bekerja dengan waktu yang lebih panjang dan jam istirahat makan siang yang lebih pendek agar pekerjaan bisa selesai.

Akibatnya, pekerja mulai mengalami banyak gejala stres secara fisik maupun mental. Untuk meminimalisir hal tersebut, Anda perlu kiat untuk mengelola beban kerja yang mungkin Anda rasakan.

Mengakui Anda tidak Bisa Melakukannya
Banyak yang berpikir bahwa semuanya bisa dilakukan. Sehingga banyak yang mengambil banyak pekerjaan dan siap untuk mengerjakannya. Sayangnya beban kerja tidak statis.

Untuk membuat kemajuan nyata dan efektif, Anda harus memiliki keberanian dan akal untuk mengatakan, "Ini tidak berhasil". Sebuah knowledge bahwa Anda tidak dapat melakukan semuanya dan mencari solusi yang lebih baik.

Semakin Anda melatih kemampuan Anda untuk mengatakan yang sebenarnya tentang ketidakmampuan Anda, daripada Anda stres dan pekerjaan Anda berantakan, semakin cepat Anda bisa terhindari dari beban kerja yang membuat Anda stres.

Minta Bantuan 
Meskipun beban kerja cukup berat, mungkin Anda masih bisa menanganinya sendiri. Meskipun begitu, tindakan paling produktif dan efisien adalah meminta bantuan dari rekan kerja untuk menolong Anda. 

Jangan ragu untuk menyerahkan pekerjaan, terutama pada yang amat menguasai bidang tersebut. Dedikasikan sebagian pekerjaan Anda pada anak buah, sementara Anda lebih berkonsentrasi pada tugas-tugas strategisnya.

Luangkan Waktu untuk Perencanaan
Satu jam perencanaan yang efektif dapat menghemat waktu. Daripada hanya bergegas masuk dan memulai pekerjaan, luangkan waktu untuk memetakan semuanya. Misalnya, tujuan dari pekerjaan Anda, seberapa penting pekerjaan yang akan Anda selesaikan hari ini, kapan deadline pekerjaan yang akan Anda kerjakan, dan lain sebagainya.

Memiliki kejelasan mutlak pada pekerjaan yang siap Anda kerjakan, hasilnya dapat menghemat banyak waktu. Ini juga membuat Anda jelas tentang prioritas dan jadwal, sehingga Anda membuang jumlah waktu yang diperlukan untuk fokus dan berkonsentrasi. *** (SS)

SHARE