Wisata ke Transdinestria, Negara Krisis Identitas - Male Indonesia
Wisata ke Transdinestria, Negara Krisis Identitas
MALE ID | Relax

Di antara Rusia dan Ukraina, berdiri negara kecil yang bernama Transdniestria. Negara kecil itu memiliki kedaulatan dalam membentuk dan memilih konstitusi, menjalankan pemerintahan, mata uang, pasukan, hingga lagu kebangsaan sendiri.

Miname's Photo/flickr

Hanya saja, Transdniestria tidak diakui dunia, bahkan oleh PBB. Seperti dilansir dari National Geographic, Transdniestria atau disebut juga Transnistria secara resmi dikenal sebagai Republik Moldovan Pridnestrovian.

Sehingga secara teknis, Transdniestria masih bagian dari Moldova, negara trilingual di kawasan Eropa Timur yang merupakan pecahan Uni Soviet.

Menurut Dennis Deletant, profesor yang mendalami Eropa Timur, perang saudara Moldova pada 1990-1992 membuat Transdniestria merdeka secara de facto sesuai undang-undang separatis.

Meski dulunya merupakan bagian Moldova, penduduk Transdniestria nyatanya lebih memilih bersumpah setia pada Rusia. Itu memunculkan kesan bahwa mereka mengalami krisis identitas nasional.

Pasca pertempuran berakhir, hingga saat ini, tidak ada perjanjian formal yang pernah dibuat. Guna menjaga perdamaian dan memberlakukan gencatan senjata, Rusia menurunkan 1.200 pasukan penjaga perdamaiannya ke kawasan Transdniestria.

Menurut Encyclopedia Britannica, secara historis, Transdniestria pernah dipimpin Kekaisaran Ottoman bersama Ukraina dan Uni Soviet. Ibu kotanya sendiri adalah Tiraspol.

Walau dianggap sebagai daerah konflik, Transdniestria bisa Anda kunjungi untuk liburan. Kondisinya pun relatif aman, karena tidak ada perang atau pertumpahan darah di dalamnya.

Warga lokal beraktivitas seperti biasa. Jadi, tidak ada salahnya juga mencoba, kan? Apalagi buat Anda yang menyukai destinasi wisata anti-mainstream.

Pasalnya, di Tiraspol Anda akan menemukan landscape indah dengan pepohonan rindang, benteng abad pertengahan, serta patung khas Uni Soviet.

Beberapa spot yang bisa Anda sambangi di negara itu antara lain Sungai Dniester, museum perang, galeri seni, museum etnografis dan sejarah alam, pantai, dan Biara Noul Meant. Anda juga dapat mengikuti tur budaya untuk merasakan kehidupan layaknya warga lokal, sekaligus mencicipi anggur produksi Transdniestria.

Agar bisa tiba di sana, Anda harus menaiki kereta internasional atau mobil dari Ukraina dengan tujuan akhir Tiraspol. Selain itu, ada pula bus dari Chisinau, Moldova.

Ketika tiba di Transdniestria, jangan lupa menukarkan uang dengan mata uang lokal. Sebab, mereka menggunakan mata uang sendiri, dan hanya berlaku saat berada di Transdniestria. Daripada menggunakan logam sebagai pecahan kecil, Transdniestria lebih memilih plastik. Bagaimana? Mau liburan ke sana? [GP]

SHARE