Fakta Penyakit Lupus yang Mengidap Penyanyi Seal - Male Indonesia
Fakta Penyakit Lupus yang Mengidap Penyanyi Seal
MALE ID | Sex & Health

Pernah dengar penyakit lupus? Memang sekilas penyakit ini tidak sepopuler kanker, diabetes, stroke, ataupun darah tinggi. Tapi, penyakit ini nyatanya tidak kalah serius dibanding penyakit yang sudah disebutkan tadi.

Penyakit Lupus s - Male IndonesiaEva Rinaldi/Flickr.com

Salah satu selebriti yang menderita penyakit ini adalah Henry Olusegun Adeola Samuel alias Seal. Nama tersebut mungkin tidak asing lagi. Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris ini telah menjual lebih dari 20 rekaman di seluruh dunia.

Lagu-lagu fenomelanya seperti "Kiss From a Rose", "Killer" dan "Future Paradise" membuat namanya di kenal di seluruh dunia. Ia juga pernah menjadi juri ajang pencarian bakat "American Idol" dan The Voice Australia".

Selain bakat dan kisah hidupnya, penampilan Seal mudah diingat publik karena ia memiliki jaringan parut atau bekas luka di wajah. Jaringan parut di wajahnya adalah efek dari Discoid Lupus Erythematosus (DLE) yang dideritanya.

DLE adalah bentuk dari penyakit lupus, kondisi kulit kronis yang ditandai dengan luka, peradangan dan jaringan parut. Dalam kasus Seal, DLE yang dideritanya juga menyebabkan rambut rontok permanen. Ayah empat anak itu mengidap DLE sejak ia berusia 23 tahun. Meski telah sembuh selama bertahun-tahun, bekas luka di wajahnya permanen.

Sebenarnya, bekas luka di wajahnya tidak secara langsung disebabkan oleh lupus, namun efek pengobatan DLE, termasuk salep atau suntikan steroid. Lesi ini berkembang sebagai bercak merah, meradang dan menyebabkan kulit bersisik dan berkerak. 

Menurut American Osteopathic College of Dermatology, area tengah pada bekas luka biasanya tampak lebih terang warnanya dan area pinggir lebih gelap dari kulit normal. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan organ internal, yang dapat menyebabkan penyakit lain.

Laporan dari American Osteopathic College of Dermatology mengatakan, belum diketahui penyebab pasti dari DLE. Lupus merupakan penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang kulit normal. National Resource Center On Lupus melaporkan sebesar 10 persen orang dengan DLE berisiko menderita lupus di area lain tubuh.

Dalam sesi wawancara, Seal mengaku penyakit DLE yang dideritanya membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat. Tapi, ia tak memungkiri jika pada awalnya sempat mengalami depresi. Bisa jadi, penyanyi berbakat ini juga menjadikan perjuangannya menghadapi DLE sebagai inspirasi dalam karir bermusiknya.

Dia juga mengatakan telah hidup dengan rasa cinta pada bekas luka di wajahnya. “Saya percaya dalam semua bentuk seni pasti ada beberapa kesulitan awal. Itulah yang membentuk seni, sejauh yang saya ketahui,” kata Seal saat wawancara dengan The New York Times pada tahun 1996.

Baginya, itu bukan sesuatu yang harus kita ratapi terus menerus. Saat kita mengalaminya, kata Seal, maka bekas luka itu akan selalu ada. "Ini merupakan bagian dari riasan. Mungkin itu alasan merias wajahmu," ucapnya.

Belum ada obat untuk mengobati penyakit lupus. Jadi, saat kita merasakan gejala seperti demam, rambut rontok, sendi bengkak, ruam atau masalah dengan ginjal atau tiroid, segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Saat ini, ada sekitar lima juta orang mengalami lupus, termasuk selebriti Nick Cannon, Toni Braxton dan Selena Gomez. Pada bulan September, Gomez telah menjalani tranplantasi ginjal. Bintang pop itu membutuhkan transplantasi karena komplikasi lupus, penyakit autoimun yang dideritanya. *** (SS)

SHARE