Untuk Kali Pertama, IdEA 2019 Siap Dihelat di JCC - Male Indonesia
Untuk Kali Pertama, IdEA 2019 Siap Dihelat di JCC
MALE ID | Whats Up

Indonesia e-commerce Association (iDEA) atau Asosiasi E-commerce Indonesia bekerjasama dengan Traya Eksibisi Internasional akan menggelar pameran Pasar idEA 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada tanggal 15 - 18 Agustus 2019.

Pasar idEA 2019 bertujuan untuk mempertemukan para pelaku industri e-commerce dengan konsumen secara langsung dan sebagai wadah komunikasi antarpelaku industri e-commerce di Indonesia. 

Ketua Umum idEA, Ignatius Untung S, mengatakan Indonesia merupakan pasar dengan pertumbuhan e-commerce yang menarik dari tahun ke tahun. Data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebut, industri e-commerce Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17% dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. 

Pada tahun 2018, e-commerce di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan sangat pesat dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya jumlah pengusaha dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air.

"Di samping data tersebut, potensi besar industri e-commerce  di Indonesia juga dipengaruhi oleh gaya belanja online, terutama oleh generasi millenial," kata Ignatius Untung, di Union Space, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2018).

Lebih lanjut, menurut Indonesia Millenial Report 2019, millenial sangat suka mencari perbandingan harga, fitur, program promo dan kualitas produk di beberapa e-commerce sebelum memutuskan membeli sebuah barang. 

"Para millenial juga tidak segan untuk merekomendasikan e-commerce atau toko online favorit mereka kepada teman-teman mereka," tambahnya.

Akan tetapi, kendati memiliki potensi yang besar, kata Untung, e-commerce di Indonesia masih memiliki beberapa tantangan, antara lain jumlah produk lokal yang masih kalah kuantitas dibanding produk-produk impor dan edukasi konsumen tentang transaksi berbelanja online yang aman. 

"idEA hadir untuk mendorong keberpihakan terhadap industri ekonomi digital dan menjalin hubungan yang baik antara konsumen, pelaku industri dengan para mitra industri secara berkesinambungan, salah satunya dengan mengintegrasikan kanal online ke ranah offline, melalui pameran Pasar idEA 2019," papar Untung.

Selain menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara pelaku industri dan pelanggan, Pasar idEA juga diharapkan bisa menyatukan komunitas, membuka interaksi dengan masyarakat dari berbagai kalangan dan berbagai menampilkan, serta menampilkan tokoh-tokoh industri terkait.

"idEA (juga) ingin memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas e-commerce dari masing-masing platform anggotanya. Selain itu, iDEA juga akan berperan aktif dalam rangka mengedukasi masyarakat dan para pelaku e-commerce untuk menciptakan transaksi online yang aman dan nyaman," ujar Untung.

Sementara itu, Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Eksibisi Internasional menuturkan, pameran ini merupakan salah satu tools untuk mempertemukan pelaku industri dengan konsumen loyalnya secara langsung, sehingga konsep transaksi Market Place yang selama ini melalui online bisa hadir dalam sebuah wadah offline. 

"Sebagai pameran pertama, target kami tidak muluk-muluk sekitar 120 ribu pengunjung bisa meramaikan Pasar idEA 2019," terang Bambang.

 

SHARE