3 Jenis Kanker Darah yang Wajib Diwaspadai - Male Indonesia
3 Jenis Kanker Darah yang Wajib Diwaspadai
Gading Perkasa | Sex & Health

Dalam dunia medis, kanker darah disebut juga kanker hematologi. Jenis yang paling umum adalah leukimia, limfoma, dan myeloma.

kanker darah - Male IndonesiaPhoto by Ken Treloar on Unsplash

Seperti dilansir dari HelloSehat, masing-masing jenis kanker darah ini nyatanya menyerang bagian yang berbeda, sehingga memunculkan gejala yang juga berbeda dan membutuhkan pengobatan khusus.

Leukimia
Leukimia tergolong sebagai kanker darah yang menyerang sumsum tulang sehingga tidak lagi mampu memproduksi cukup sel darah putih (leukosit) untuk melawan infeksi.

Di saat bersamaan, leukimia juga merusak dan menghancurkan leukosit yang sudah ada dalam tubuh. Itulah sebabnya ketika seseorang mengalami leukemia, tubuhnya lebih rentan kena infeksi dan peradangan yang sulit disembuhkan.

Leukimia kemudian dibedakan lagi menjadi dua jenis berdasarkan seberapa cepat perkembangannya, serta jenis sel darah putih yang diserang, yaitu akut dan kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya.

Gejala leukimia juga termasuk sulit dideteksi karena tidak memunculkan ciri yang khas. Namun, umumnya waspadai tanda-tanda ini:

- Anemia

- Sering pendarahan seperti memar, mimisan, atau gusi berdarah

- Mudah jatuh sakit karena infeksi

- Nyeri sendi atau di area tulang belakang

- Nafsu makan dan berat badan menurun drastis

- Keringat berlebih di malam hari

Limfoma
Limfoma secara spesifik menyerang limfosit, sel darah putih di sistem kekebalan tubuh yang khusus memerangi infeksi. Ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, serta sumsum tulang. Fungsi limfosit yang tidak normal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Kanker darah limfoma dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu limfoma non-Hodgkins dan Hodgkins. Gejala limfoma secara umum adalah:

- Adanya tonjolan di bawah kulit, selangkangan, leher, atau ketiak

- Demam dan menggigil

- Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik

- Sesak napas dan nyeri dada

- Gatal-gatal di seluruh tubuh

- Keringat berlebih di malam hari

- Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang

- Selalu merasa lemah, lesu, dan tidak bersemangat

- Berat badan turun drastis tanpa alasan jelas

- Nafsu makan menurun

- Muncul darah dalam tinja atau muntah

Limfoma tergolong kanker darah yang tidak umum. Namun, risiko Anda mengidapnya dapat meningkat di usia tua, kelebihan berat badan, daya tahan tubuh lemah karena penyakit seperti rematik, lupus, HIV/AIDS, atau hepatitis C.

Myeloma
Myeloma adalah jenis kanker darah yang terbentuk dari sel plasma ganas. Sel plasma menghasilkan antibodi yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman.

Sel plasma normal ditemukan di dalam sumsum tulang dan merupakan bagian sistem imun. Sumsum tulang juga memproduksi sel-sel khusus yang membangun jenis sel darah lainnya.

Beberapa gejala kanker darah myeloma yang khas, di antaranya:

- Anemia

- Sering mengalami pendarahan dan memar

- Gangguan tulang dan kalsium sehingga stulang mudah patah

- Rentan mengalami infeksi

- Gangguan atau kerusakan ginjal

- Kaki bengkak

Pengobatan kanker darah
Setiap jenis kanker darah membutuhkan terapi dan lama durasi pengobatan yang berbeda. Umumnya dokter akan menentukan jenis pengobatan setelah mengamati riwayat kesehatan pribadi Anda serta melakukan pemeriksaan fisik dasar untuk memastikan jenis kanker mana yang diidap.

Pilihan pengobatan kanker darah terdiri dari kemoterapi, terapi biologis untuk penguatan sistem imun, terapi target, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang, dan banyak lagi.

Jika Anda curiga mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasi ke dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Semakin cepat Anda mendeteksi dan mengobati kanker, peluang sembuh juga semakin tinggi. [GP]

SHARE