Kebiasaan Masturbasi, Dapatkah Dihentikan? - Male Indonesia
Kebiasaan Masturbasi, Dapatkah Dihentikan?
maleindonesia | Sex & Health

Kebiasaan masturbasi atau onani tak bisa disangkal adalah pelampiasan hasrat seks bagi para individu yang belum menemukan pasangan dan juga menginjak masa pubertas. Mereka yang berusia 17 – 21 tahun biasanya rekat dengan aktifitas seks mandiri ini. Bahkan beberapa pria yang sudah berpasangan pun masih melakukan masturbasi di saat-saat tertentu. Apakah karena tidak puas dengan pasangan atau sekadar variasi menyalurkan fantasi.

kebiasaan masturbasi pixabay.com

Beberapa penelitian memang pernah menguraikan bahwa kebiasaan masturbasi juga mempunyai manfaat, seperti: meningkatnya sistem kekebalan tubuh, mengatasi insomnia, hingga merangsang reproduksi sperma. Tapi tak ada yang baik dari hal yang berlebihan. Begitupula dengan onani, jika frekuensinya sudah terlalu tinggi pastilah menimbulkan efek-efek buruk bagi pelakunya, seperti: kemampuan ereksi yang melemah, bocornya katup sperma, hingga kerontokan pada rambut kepala atau kebotakan dan tentunya risiko impotensi. Belum lagi masalah psikologis yang akan mendera, seperti sering melamun, tidak fokus, dan kehilangan rasa percaya diri.

Baca Juga : Manfaat Masturbasi Bagi Pengantin Baru

Dapatkah kebiasaan masturbasi dihentikan? Jelas bisa dan mudah jika diawali niat yang sungguh-sungguh. Beberapa hal ini dapat membantu Anda untuk menghentikan atau mengurangi kebiasaan masturbasi.

  • Untuk sementara batasi berhubungan dengan segala hal yang dapat membuat Anda mudah terangasang seperti video dan gambar porno atau apapun yang berbau erotis yang membuat Anda terpancing menjalankan kebiasaan masturbasi.
  • Cegah diri Anda sendiri untuk sering menyentuh alat kelamin kecuali saat membersihkannya.
  • Jangan terlalu sering menyendiri dan alihkanlah fantasi liar Anda saat dalam keadaan sendiri ke kegiatan lain seperti bermain game, bermain alat musik, membaca buku dan lainnya.
  • Rajin berolahraga tentulah menjadi salah satu yang dianjurkan agar energi yang berlebihan, termasuk energi seksual, dapat tersalurkan dengan baik. Sehingga diharapkan energi untuk melakukan kebiasaan masturbasi sudah terkuras.
  • Hentikan atau batasi konsumsi minuman dan makanan yang menyebabkan sulit tidur. Seperti minuman yang banyak mengandung kafein.
  • Sibukkan diri Anda dalam keseharian dengan segala aktifitas yang akan membuat energi terpakai dan menghilangkan waktu untuk berkhayal.
  • Usahakan tidur lebih awal, karena banyak kasus menunjukkan kebiasaan masturbasi dilakukan karena sulitnya tidur di malam hari (insomnia).
  • Berpergianlah ke tempat yang penuh keramaian agar pikiran untuk beronani teralihkan. Bersosialisasi dan bergaul dengan teman-teman bisa membuat Anda jauh dari kesepian atau kecenderungan menyendiri.
  • Biasakan tidur dengan pakaian lengkap, jauhkan dulu cara tidur dengan bertelanjang dada atau telanjang bulat, karena aroma badan sendiri justru dapat membangkitkan keinginan untuk melakukan kebiasaan masturbasi.
  • Hindari berteman dengan orang yang punya hobi beronani, karena hal ini bisa membuat Anda justru akan saling bertukar pengalaman dan metode maupun fantasi.
  • Buang kebiasaan berlama-lama di kamar mandi. Makin lama Anda di kamar mandi, apalagi tanpa busana, makin kuat godaan untuk masturbasi.

Nah, tunggu apa lagi? Selamat mencoba! **MALE

SHARE