Langkah Positif Samsung agar Ramah Lingkungan - Male Indonesia
Langkah Positif Samsung agar Ramah Lingkungan
Gading Perkasa | Digital Life

Samsung Electronics beberapa waktu lalu mengumumkan bahwa perusahaan akan mulai mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kelestarian lingkungan di tahun 2019.

Pixabay

Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) itu berencana mengganti bahan kemasan plastik dengan kertas dan elemen ramah lingkungan lainnya.

Pihak Samsung mengklaim bahwa langkahnya segera dimulai pada pertengahan 2019. Kemasan ramah lingkungan nantinya akan digunakan di produk dan aksesoris Samsung. Mulai dari smartphone dan tablet hingga perangkat lainnya.

Semua bahan akan diganti bahan ramah lingkungan seperti plastik dan kertas yang bisa didaur ulang atau bio-based.

“Samsung Electronics meningkatkan penanganan masalah lingkungan masyarakat seperti kelangkaan sumber daya dan limbah plastik,” kata Kepala Pusat Kepuasan Pelanggan Global Samsung, Gyeong-bin Jeon dalam keterangan resminya.

Pihaknya mengaku sangat berkomitmen untuk mendaur ulang sumber daya dan meminimalkan polusi yang berasal dari produk-produk buatannya.

“Kami akan mengadopsi bahan yang lebih ramah lingkungan, bahkan jika itu berarti peningkatan biaya,” tutur Jeon.

Guna mengubah kemasan produk, Samsung Electronics telah membentuk satuan tugas yang melibatkan desain dan pengembangan, pembelian, pemasaran, dan kontrol kualitas untuk ide kemasan inovatif.

Sedangkan pada smartphone, tablet, dan produk yang dapat dipakai, Samsung mengatakan bersiap mengganti plastik dengan cetakan bubur kertas, serta aksesori pembungkus tas berbahan ramah lingkungan.

Selain itu, mereka juga mengaku akan mengubah desain pengisi daya smartphone, menukar eksterior mengkilap dengan lapisan matte, dan menghilangkan film pelindung plastik demi mengurangi penggunaan plastik.

Pada kantung plastik yang digunakan sebagai sarana pelindung permukaan peralatan seperti TV, lemari es, AC, dan mesin cuci, Samsung menyebut akan menggantinya dengan tas berisi bahan daur ulang dan bioplastik. Masing-masing terbuat dari limbah plastik dan nonplastik, bahan bakar nonfosil, seperti pati atau tebu.

Sebagai pengganti kertas, Samsung hanya akan menggunakan bahan serat yang disertifikasi oleh organisasi lingkungan global seperti Forest Stewardship Council.

Salah satu alasan yang mendorong Samsung menggunakan bahan ramah lingkungan adalah karena mereka mendapatkan kritik dari grup lingkungan selama bertahun-tahun. Kritik itu muncul lantaran mereka tidak memiliki rencana melindungi lingkungan.

Keputusannya menggunakan material lebih ramah lingkungan pada kemasan produknya dipercaya mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Selain itu juga bisa mendorong perusahaan teknologi lain berhenti menggunakan plastik. [GP]

SHARE