Penyakit yang Menutup Usia Penyanyi R&B Ternama | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Penyakit yang Menutup Usia Penyanyi R&B Ternama
Gading Perkasa | Sex & Health

James Ingram, penyanyi R&B legendaris asal Amerika Serikat meninggal dunia pada 29 Januari 2019 lalu. Berdasarkan keterangan orang terdekatnya, pria yang telah meraih dua Grammy Awards itu meninggal akibat kanker otak.

Photo by Pluetoe from Pexels

Seperti dilaporkan TMZ, James Ingram sudah beberapa lama mengidap penyakit kanker otak. Secara umum, kanker otak adalah kondisi dimana tumor ganas muncul di otak, memengaruhi kinerja serta fungsinya.

Dilansir dari WebMD, tumor ganas akan menyerap semua darah, nutrisi, hingga jaringan otak, yang membuat otak mengalami kerusakan permanen.

Ada dua jenis kanker otak. Yakni kanker otak primer dan kanker otak metastatik. Kanker otak primer terjadi di sekitar 75 % kasus di dunia, sedangkan sisanya merupakan kanker otak metastatik.

Kanker otak primer terjadi ketika sel abnormal di dalam otak tumbuh dan berkembang menjadi tumor. Tipe kanker otak primer biasanya diklasifikasikan berdasarkan tempat munculnya tumor, seperti glioma, meningioma, adenoma, dan lain-lain.

Sementara kanker otak metastatik terjadi akibat penyebaran sel kanker dari anggota tubuh lainnya. Contoh kasusnya adalah kanker paru-paru yang menyebar ke otak.

Penyebab pasti munculnya kanker otak hingga saat ini tidak diketahui. Meski begitu, beberapa kelompok memiliki risiko mengidap kanker otak lebih tinggi daripada orang biasa.

Dikutip dari laman Medicine, pekerja pengeboran minyak, orang-orang yang bersentuhan dengan bahan kimia, hingga pekerja industri karet berisiko tinggi mengalami kanker otak. Faktor genetik seperti keturunan dan riwayat keluarga pengidap kanker juga dapat memengaruhi risiko kanker tersebut.

Berikut gejala kanker otak yang perlu Anda waspadai, yaitu:

  • Sakit kepala, biasanya ditandai rasa sakit yang terus menerus dan bertambah parah terutama di pagi hari.
  • Hilangnya keterampilan motorik, misalnya keseimbangan, koordinasi, hingga lemah otot wajah.
  • Mual dan muntah, biasanya muncul di pagi hari dan cukup sering terjadi.
  • Masalah penglihatan, tumor yang terletak di dekat saraf optik membuat penglihatan kabur, ganda, dan pergerakan mata abnormal.
  • Kejang, terjadi akibat otot yang tanpa sadar mengalami kontraksi secara tiba-tiba.
  • Masalah kognitif, seperti memori hilang, sulit konsentrasi, kebingungan, sulit memproses informasi, dan mengalami kesulitan untuk menemukan kata dan bahasa yang tepat.
  • Lemah atau mati rasa, sering terjadi pada bagian tubuh tertentu atau pada salah satu sisi tubuh
  • Perubahan kepribadian, bisa bertahap dari segi perilaku, kepribadian, dan pemikiran.
  • Sulit menelan, terjadi sebagai gejala tumor di batang otak.

Semuanya muncul secara perlahan dan dalam jangka waktu cukup lama. Namun, jika diabaikan, bisa berakibat parah dan semakin sulit untuk diobati. Oleh sebab itu, segera periksakan ke dokter saat Anda mengalami berbagai gejala yang telah disebutkan di atas. [GP]

SHARE