Personil Band Pink Floyd Melelang Koleksi Gitar - Male Indonesia
Personil Band Pink Floyd Melelang Koleksi Gitar
Gading Perkasa | News

David Gilmour, gitaris band legendaris Pink Floyd memutuskan menjual koleksi gitarnya untuk dilelang.

wikimedia commons

Sang pendiri band yang kerap disebut sebagai pionir progresif dan psychedelic rock itu mengatakan bahwa instrumen-instrumennya akan ‘memberi lebih banyak kebahagiaan’ bagi orang lain, serta dalam rangka mengumpulkan dana untuk perkara penting.

“Gitar-gitar ini sangat berarti bagi saya. Mereka adalah teman-teman saya. Mereka memberi saya banyak musik,” kata David Gilmour, sebagaimana dilansir dari NME.

“Saya pikir sekarang saatnya mereka ‘pergi’ dan melayani orang lain. Saya telah memiliki waktu yang cukup bersama mereka. Dan tentu saja, uang yang dihasilkan akan dipakai untuk sejumlah besar kebaikan di dunia, itu adalah niat saya,” ucap Gilmour yang diketahui peduli hak hewan, lingkungan, dan kemiskinan itu.

Disebutkan, sebanyak 120 gitar akan dilelang di Christie’s, New York, Amerika, pada Juni 2019, termasuk gitar Fender Stratocaster ‘The Black Strat’ yang menjadi salah satu andalan David Gilmour. Ia memakainya di lagu Comfortably Numb, Money dan Shine On You Crazy.

Gitar lain yang masuk ke dalam lelang adalah Stratocaster 12 senar, dimana ia gunakan untuk menulis lagu epik Wish You Were Here, serta Ovation enam senar (dipakai di hampir tiap penampilan panggung lagu Comfortably Numb).

Selain amal yang diberikan untuk organisasi-organisasi di seluruh dunia, dengan Inggris sebagai pusatnya, Gilmour memang ingin merenovasi rumahnya. Ia menyebutkan berencana menjual sebagian koleksi, setidaknya sejak tahun 1987 di era A Momentary Lapse of Reason.

“Saya tidak ingin jadi terlalu kuno dan memiliki setumpuk gitar di mana-mana tanpa melakukan apa-apa. Dan sayangnya, terlalu banyak gitar yang saya bahkan tak sempat memainkannya. Mereka dapat memberi kebahagiaan bagi orang lain,” tutur Gilmour.

Pink Floyd adalah salah satu band terbesar dunia asal Inggris yang sanggup mengubah musik dunia sejak tahun 1965 melalui 15 album studio. Lagu-lagu mereka berdurasi panjang, tetapi masih menjadi rujukan bagi banyak musisi hingga hari ini.

Bahkan band itu juga masuk Rock and Roll Hall of Fame di Amerika pada 1996, dan Music Hall of Fame di Inggris di tahun 2005. Sampai 2013, mereka disebut berhasil menjual 250 juta rekaman di seluruh dunia. [GP]

SHARE