Dampak Penggunaan Smartphone di Keseharian - Male Indonesia
Dampak Penggunaan Smartphone di Keseharian
maleindonesia | Digital Life

Data yang didapatkan dari lembaga riset digital Emarketer mengungkapkan, diperkirakan pada tahun 2018 jumlah pengguna smartphone di Indonesia akan mencapai 100 juta. Ini adalah angka yang luar biasa besar, mengingat jumalh penduduk negeri ini saja mencapai angka 250 juta jiwa. Jadi hampir 50% nya nanti akan menjadi pengguna smartphone. DI akhir 2015 saja tercatat bahwa pengguna smartphone di negeri kepulauan ini sudah menyentuh angka 55 juta. Tapi masih banyak yang belum sadar bahwa ada dampak penggunaan smartphone yang kurang baik bagi kesehatan yang bersumber dari perangkat digital ini.

male indonesia pexels.com

Interaksi dengan gadget memang terlihat makin agresif. Seakan perangkat di tangan dengan segala kemudahan yang disedikan menjadi bius bagi penggunanya. Dari bermain media sosial, mengirim email, berbisnis, chatting, hingga belanja dan tentunya menelpon.

Harus disadari bahwa smartphone adalah perangkat elektronik yang menerima sekaligus memancarkan gelombang elektromagnetik untuk bertukar dengan pemancar seluler. Lalu gelombang elektronik ini sejatinya mempunyai kecepatan yang sama dengan kecepatan cahaya, dan radiasi dari gelombang ini merupakan yang paling banyak disorot sebagai hal yang berpotensi membahayakan para penggunanya. Selain tentunya juga radiasi lain seperti yang menyerang penglihatan mata karena frekuensi melihat layar yang terlalu lama adalah juga dampak penggunaan smartphone.

Baca Juga : Fungsi Tersembunyi di Smartphone Android

Perlu kiranya Anda mulai mempertimbangkan beberapa gangguan ataupun efek buruk yang sering ditemui sebagai dampak penggunaan smartphone yang berlebihan.

  • Adanya kecenderungan menderita penyakit mental seperti
    1. Nomophobia, dimana Anda menjadi cemas berlebihan saat tidak memegang smartphone ataupun gadget lain yang biasanya berada dalam genggaman.
    2. Dampak penggunaan smartphone juga menjadikan seseorang sulit menerima kritikan karena ephoria pujian semu di aplikasi-aplikasi yang menyediakan ruang unjuk diri.
    3. Kesulitan berinteraksi dengan kehidupan nyata dan cenderung tidak peduli dengan lingkup sosial di sekitarnya, bahkan seringkali mendorong penggunanya menjadi pembohong dengan memalsukan kehidupan sosialnya di media-media sosial.
  • Insomnia akut yang sering menyerang Anda yang hobi berlama-lama chatting ataupun menonton video streaming.
  • Faktor radiasi dari dampak penggunaan smartphone yang membuat mata menjadi panas dan akhirnya karena mata tidak bisa menyalurkan panas ke tubuh, terjadilah gelembung di lensa mata.
  • Peningkatan produksinya hormon stres koristol karena adanya penggunaan smartphone dengan durasi panjang. Hal inilah yang menyebabkan peningkatan kadar stres seseorang karena respon penolakan tubuh terhadap hal-hal yang mengganggu kesehatan.
  • Radiasi smartphone yang terus menerus dapat memicu telinga berdengung serta kerusakan sel rambut yang menjadi sesnsor audio pada alat pendegaran.
  • Mata yang menjadi mudah kering dan tegang adalah efek yang sering dialami setelah berlama-lama menatap layar smartphone. Dan setelah itupun mulai akan merasakn penglihatan yang kabur sebagai bagian dari dampak penggunaan smartphone.
  • Kebiasaan membungkukkan badan saat berinteraksi dengan smartphone tak pelak menjadi penyebab timbulnya rasa sakit ada leher dan punggung.
  • Gangguan otot pada jari tangan akibat terlalu lama menggenggam perangkat smartphone.

So, gunakanlah smartphone dan gadget Anda dengan bijak.**MALE

SHARE