Startup: Bisnis Kedai Kopi yang Manjakan Pekerja - Male Indonesia
Startup: Bisnis Kedai Kopi yang Manjakan Pekerja
MALE ID | Works

Di tengah menjamurnya bisnis kedai kopi atau coffee shop di ibukota, Dani mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda. Ia membuka tempat ngopi yang bisa dibilang sangat memanjakan pekerja. Tempat itu bernama Mula Mula.

Photo by Gading Perkasa/MALE.co.id

“Awalnya saya berkutat di agency, IT, promotor musik dan event. Karena saya ingin settle, maka terjadilah ide untuk membuka bisnis kedai kopi,” kata Dani, owner Mula Mula kepada MALE Indonesia.

Dani menuturkan, menjalani bisnis yang sedang tren seperti kedai kopi memang mudah naik dan turun. Tinggal bagaimana caranya survive dan beradaptasi dengan apa yang terjadi selanjutnya.

“Ketika kami sudah siap, tinggal kami pikirkan arahnya. Apakah sama seperti coffee shop lain, atau membuat sesuatu yang berbeda,” ujarnya.

Ide awal Dani membuka Mula Mula adalah karena ingin mendukung industri kreatif agar akselerasinya tetap tumbuh. Dari situlah, ia membuat konsep working cafe. Dimana terdapat fasilitas pendukung untuk bekerja, seperti proyektor, scanner, dan printer.

“Lewat bisnis ini, saya mengeksplor banyak hal baru dan melakukan segala percobaan di bengkel pribadi saya. Modal nominal hanya sekitar 50 %, sisanya berupa support dari teman, keluarga dan pekerja di sini,” aku Dani.

Terkait menu unggulan, Dani mengatakan ada sejumlah menu menarik yang bisa menjadi pilihan pengunjung.

“Menu unggulan kami antara lain kopi gondrong yang menjadi signature. Kemudian butter rice berisi wagyu, rib eye atau chicken katsu. Cita rasa lokal tidak kami tinggalkan, seperti ikan sale dan ketupat sayur,” tuturnya.

“Untuk varian kopi di Mula Mula, ada kopi gayo, kopi flores, dan kopi toraja. Kami meriset apa yang disukai oleh masyarakat,” tuturnya lagi.

Range harga di kedai kopi milik Dani berkisar dari harga 10.000 rupiah untuk ice tea, kopi susu seharga 15.000 rupiah. Sementara makanannya start from 20.000 rupiah, mencakup menu old days (tanggal tua).

“Tanggapan pengunjung sejauh ini cukup positif, mereka nyaman berada di sini. Untuk menjaga rasa, kami punya coffee master yang menciptakan rasa terbaik,” kata Dani.

Ditambahkan olehnya, risiko dalam berbisnis sudah pasti ada. Terkadang kedainya dipenuhi pengunjung, terkadang juga sepi. Namun ia tidak lupa akan pencapaian targetnya.

Photo by Gading Perkasa/MALE.co.id

“Intinya sih, tetap jalani bisnis tersebut dan berpikiran positif. Kalau tempat kami ramai ya syukur, kalau sepi ya memang itu risiko bisnis,” ucap dia.

“Karena konsep kami itu rumah, tidak ada aturan ketat. Sehingga beberapa hal terkadang miss. Kalau kendala lainnya, paling di tempat parkir yang kurang memadai,” ucapnya lagi.

Bagi Dani, menjadi owner sebuah kedai kopi adalah pekerjaan yang menyenangkan. Sebab, ia dapat bertemu banyak orang dan saling bertukar pikiran.

“Malah sempat ada pemilik coffee shop lain datang ke sini. Kami sharing, dan menjaga bisnis masing-masing. Bersaing kan tidak perlu sampai mematikan bisnis orang,” ujar Dani.

Diakui Romi, salah satu rekan Dani, rata-rata menu makanan di Mula Mula bergaya western. Namun akan ada inovasi baru, yaitu makanan tradisional yang benar-benar otentik, bekerja sama dengan chef Galih.

“Kami akan buat mangut lele dan saus andaliman serta ayam ingkung. Mulai Februari 2019, menu tersebut hadir di Mula Mula,” tutur dia.

Dani bercita-cita agar Mula Mula tetap eksis dan mempertimbangkan untuk membuka cabang. “Lokasinya sendiri masih kami survei. Tapi yang jelas, Mula Mula di Cipete akan selalu jadi laboratorium utama kami.”

Di akhir wawancara, Dani memberikan tips bagi MALEnials yang mau buka usaha. Apa saja?

“Anda harus sadar, ketika berbisnis, posisi Anda berada di tangga paling bawah. Entah Anda artis, manajer atau direktur, Anda tetap memulainya dari nol dan awalnya pasti sepi. Percaya diri saja, selama Anda yakin jalannya benar,” katanya.

“Jangan buru-buru dalam berbisnis, kecuali Anda sudah punya rencana matang. Karena itulah yang akan menentukan bisnis Anda ke depan. Kenali usaha Anda, lakukan riset, dan coba segala strategi,” katanya lagi. [GP]

SHARE