Instant Family, Drama Komedi yang Menggugah - Male Indonesia
Instant Family, Drama Komedi yang Menggugah
MALE ID | Review

Film Instant Family merupakan film drama dengan penuh lelucon yang hangat. Film ini juga sekaligus menjadi semacam film otobiografi sang sutradara sekaligus penulis skenario film ini, Sean Anders. 

Sean Anders mengungkapkan bahwa film ini adalah film yang berdasarkan kisah pribadinya bersama sang istri membesarkan tiga anak, kemudian secara resmi mengadopsi tiga anak tersebut.

Film Insntant Family juga menjadi film ketiga bagi aktor sekaligus produser Mark Wahlberg dengan sutradara Sean Anders pasca film komedi Daddy’s Home dan Daddy’s Home 2 yang konyol. Selain Mark Wahlberg, film ini dibintangi oleh Rose Byrne, Isabela Moner, Octavia Spencer, dan Tig Notaro.

Ringkasan
Film Instant Family dibuka dengan dua sepasang suami-istri modern, Pete (Mark Wahlberg)-Ellie (Rose Byrne) dan Kakak Ellie, Kim (Allyn Rachel) & Russ (Tom Segura) suaminya. Mereka berdebat masalah jual beli rumah. Namun, lama kelamaan berdebatan melebar menjadi ke persoalan umah tangga berkaitan dengan persaingan siapa yang lebih dahulu dan lebih pantas memiliki anak. 

Akhir perdebatan pun menghasilkan Ellie berpikir untuk mengadopsi anak. Khawatir dengan usia mereka yang sudah menginjak usia yang sangat matang, mereka memutuskan untuk mengasuh dengan harapan mengadopsi anak yang lebih tua, daripada mengasuh anak dari bayi.

Proses birokrasi untuk melakukan adopsi pun mereka lalui bersama dengan bimbingan 2 orang mentor, Karen (Octavia Spencer) dan Sharon (Tig Notaro). Bersama beberapa pasangan lain mereka pun mengikuti kelas wajib para calon orang tua adopsi sampai tiba saatnya untuk memilih anak adopsi.

Secara kebetulan, mereka akhirnya tertarik pada anak bernama Lizzy ( Isabela Moner ), seorang remaja yang tajam tetapi bermasalah. Pasangan itu mengetahui bahwa Lizzy datang dengan dua adik lelaki, seorang bocah lelaki sensitif bernama Juan (Gustavo Quiroz) dan Lita yang mudah tersinggung ( Julianna Gamiz). 

Lalu mereka memutuskan untuk membawa ketiganya pulang. Pada mulanya, sebuah pasangan yang kini mengasuk tiga orang anak merasa hidupnya lengkap. Ia ceritakan kepada orang tua asuh lain bagaimana mereka tidak memiliki masalah, tidak seperti yang dihadapi orang tua asuh lainnya.

Akan tetapi kekacauan pun mulai pecah. Pete dan Ellie mulai merasakan bagaimana mengurus anak itu tidaklah mudah. Kekacauan-kekacauan terus berlanjut, hingga akhirnya ibu asli mereka datang setelah menjalani hukuman karena narkoba. 

Mampukah Pete dan Ellie menjadi orang tua asuh dengan kekacauan yang mulai dirasakannya? Atau justru mengembalikan ketiga anak yang diasuhnya kepada orang tua aslinya yang kembali muncul?

Highlight
Film Instant Family memiliki alur yang ringan untuk ditonton. Sepanjang cerita, film ini memperlihatkan secara detil bagaimana keluarga Pete dan Ellie mendapatkan ketiga anak asuhnya. Mulai dari konsultasi, memilih anak, konsultasi menjadi orang tua yang baik, dan lain sebagainya.

Dalam alur cerita film ini, San Anders berhasil membubuhkan komedi dari setiap dialognya. Banyak momen-momen, kecil maupun besar di dalam film yang lucu dan sangat berpotensi menghasilkan tawa penonton.

Para aktor dalam film ini juga bermain baik dengan kredit lebih disematkan pada Wahlberg, Byrne dan Moner yang konsisten menjaga tensi kelucuan hingga sebuah momen yang membuat mata berairmata. 

Ya, kendati secara umum ini adalah film komedi, namun gendre drama yang menyentuh hati pun terasa. Apalagi ketika orang tua anak asuh mereka muncul setelah bebas dari jaratan hukum.

Namun ada yang cukup lebih serius dibaliknya. Karena premis film Instant Family bukanlah yang mudah untuk diperjelas, terutama karena Anders, yang juga ikut menulis film ini, memasukkan beberapa dosis realitas yang serius dalam campuran itu. 

Anak-anak dalam sistem pengasuhan anak mungkin telah dilecehkan atau berjuang untuk mengatasi kehilangan orang tua mereka, dan film ini jujur tentang masalah-masalah itu. Sehingga film Instant Family adalah film drama komedi yang menggugah dan menjadi tontonan menarik yang perlu Anda tonton. Apalagi bagi Anda yang merencanakan hubungan jangka panjang bersama pasangan Anda. *** (SS)

SHARE