Berada di Jenis Hubungan Ini, Anda Beruntung! - Male Indonesia
Berada di Jenis Hubungan Ini, Anda Beruntung!
Sopan Sopian | Relationships

Bagaimana Anda tahu hubungan Anda akan bertahan? Bagaimana Anda tahu bagaimana itu seharusnya? Bagaimana Anda tahu bahwa yang sekarang adalah yang terbaik? Bukankah akan menyenangkan jika Anda bisa memprediksi seberapa kuat dan bahagia hubungan Anda nantinya?

Pixabay.com

Setiap hubungan adalah risiko tetapi ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hubungan Anda intim dan itu akan bertahan lama. Untuk mengetahui itu, berikut ini jenis hubungan yang berhasil dan bertahan lama.

Hubungan Didasarkan pada Petualangan
Kebosanan bisa menjadi penghalang besar bagi hubungan yang langgeng. Apalagi Anda menjalin hubungan berathun-tahun lamanya, mudah bagi pasangan untuk masuk ke wilayah abu-abu di mana semuanya berulang, tidak menarik dan membosankan.

Sebuah penelitian dalam laman Lifehack, menunjukkan bahwa pasangan yang menikmati cinta paling intens adalah mereka yang senang berpartisipasi dalam kegiatan baru atau aktivitas menantang bersama. Artinya, melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama-sama akan mengembalikan kegembiraan yang Anda rasakan pada kencan pertama Anda.

Hubungan yang Dibangun Berdasarkan Keintiman
Semakin banyak Anda berhubungan seks, semakin Anda menginginkannya. Yang sebaliknya juga benar, semakin sedikit Anda berhubungan seks, semakin sedikit Anda menginginkannya, dan semakin sedikit Anda merasa terhubung dengan pasangan Anda.

Seks meningkatkan zat cinta. Saat berhubungan seks, oksitosin dilepaskan. Jika Anda khawatir bahwa Anda tidak memiliki cukup seks, Anda akan senang mengetahui bahwa keintiman tidak semua tentang seks. Oksitosin dilepaskan ketika menyentuh, memegang tangan, berpelukan, dan selama kontak mata yang penuh kasih juga termasuk dalam hubungan intim.

Hubungan Berdasarkan Kepercayaan
Kepercayaan adalah prediktor terpenting dari kesuksesan hubungan untuk jangka panjang. Hubungan tidak akan kuat jika tidak ada kepercayaan di antara Anda dan si dia. Apakah pasangan Anda bisa diandalkan, dan atau bisakah Anda mengandalkan mereka?

Bagaimana dengan Anda terhadap pasangan Anda? Apakah Anda dapat dipercaya? Pasangan dalam hubungan yang kuat tidak menyimpan rahasia. Jangan paranoid. Jangan fokus pada hal-hal kecil di mana pasangan Anda belum sepenuhnya jujur.

Alih-alih, fokuslah pada hal-hal besar. Jika Anda tidak memiliki kepercayaan, si dia tidak akan pernah percaya pada diri mereka sendiri.

Hubungan yang Didasarkan pada Kerentanan Bersama
Mengapa banyak orang merasa jatuh cinta begitu menakutkan? Mengapa orang takut komitmen? Ini karena ketakutan yang kuat akan kerentanan. Banyak orang menginginkan hubungan, tetapi mereka begitu takut membuka diri dan disakiti.

Penelitian menunjukkan bahwa orang takut akan kerentanan karena takut ditolak. Ada ketakutan bahwa jika seseorang mendapati bahwa dirinya tidak sesempurna, cerdas, atau sekuat kelihatannya, wanita tidak akan lagi menyukai.

Sayangnya, seseorang tidak dapat membangun hubungan yang sehat tanpa kerentanan. Kerentanan adalah rahasia untuk koneksi yang kuat. Mengetahui bahwa seseorang mencintai Anda apa adanya dan mencintai orang lain dalam semua kerentanannya adalah salah satu pengalaman hidup yang paling memuaskan.

Ketakutan akan kerentanan adalah sifat sabotase diri. Ketakutan Anda akan kerentanan akan mencegah Anda terlibat sepenuhnya dalam hubungan tersebut. Kerentanan seringkali dapat dilihat sebagai tanda kelemahan, tetapi sebenarnya merupakan kekuatan. Dibutuhkan kekuatan, karakter, dan kepercayaan diri yang luar biasa untuk menjadi rentan.

Mitra sejati akan menghargai Anda karena membiarkan diri Anda rentan. Menjadi rentan sangat menarik . Orang yang jujur ??tertarik pada orang yang benar-benar otentik dan tidak sempurna.

Hubungan Penuh Maaf
Bagaimana Anda dan pasangan menghadapi konflik dalam hubungan? Kesalahpahaman bukanlah masalah dalam suatu hubungan, bagaimana Anda menghadapi mereka adalah masalahnya. Hubungan yang kuat tidak berusaha mengurangi konflik karena konflik akan selalu ada.

Memilih pasangan berarti memilih serangkaian masalah. Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang tidak bertengkar tiga tahun dalam sebuah hubungan memiliki hubungan yang tidak sehat.

Kebutuhan untuk membangun kembali hubungan emosional antara Anda dan pasangan Anda dan keinginan untuk memulihkan keamanan dalam hubungan Anda harus mengesampingkan perasaan terluka Anda. *** (SS)

SHARE