Ekspedisi di Australia yang Berujung Tragis - Male Indonesia
Ekspedisi di Australia yang Berujung Tragis
Sopan Sopian | Story

Berpetualang tentunya harus memiliki akomodasi yang cukup, salah satunya biaya. Hal ini dipelajari dengan susah payah oleh ekspedisi Burke dan Wills tahun 1860-1861, ekspedisi Eropa pertama melintasi Australia dari Melbourne, Victoria di selatan hingga Teluk Carpentaria di utara. 

Photo by HappyWaldo on Wikipedia

Ekspedisi Burke dan Wills memang berhasil sampai ke Teluk Carpentaria, tetapi binasa dalam perjalanan kembali. Kecuali satu orang yang dirawat oleh suku Aborigin Australia.

Awal Mula
Menurut laman Ancient-Origins, pada tahun 1851, emas ditemukan di provinsi Victoria, British Australian. Hal ini menyebabkan lonjakan besar dalam imigrasi karena demam emas. Populasi meningkat dari sekitar 29.000 orang pada tahun 1851 menjadi hampir 140.000 orang pada tahun 1861. 

Karena kekayaan yang baru ditemukan, penjajah Victoria tertarik membuat nama untuk diri mereka sendiri. Dalam hal ini, mereka berkesempatan menemukan ketenaran di bidang eksplorasi.

Pada 1860, sebuah ekspedisi diselenggarakan secara resmi, bernama Ekspedisi Eksplorasi Victoria (VEE). Ekspedisi ini didukung oleh pemerintah Victoria, swasta, dan Royal Society of Victoria. VEE menjadi yang pertama dari jenis ekpedisi yang melintasi Australia tengah ke Teluk Carpentaria. Ekspedisi ini juga bersaing dengan penjelajah lain yang juga ingin mengabadikan diri dengan cara yang sama.

Anggota Ekspedisi Penelusuran Victoria
Singkat cerita, dua orang yang dipilih untuk memimpin ekspedisi adalah Robert O'Hara Burke dan William John Wills. Burke lahir pada 1821 di Irlandia dan beremigrasi ke Australia pada 1853. Ketika tiba, ia memilih untuk bekerja sebagai polisi dan naik pangkat. Burke juga dikenal karena ikut serta dalam mengendalikan kerusuhan Sungai Buckland tahun 1857.

Pada 1860, perwira polisi Melbourne yang berpengalaman merasa gelisah dan  mencari hal lain untuk dilakukan, sesuatu yang penuh petualangan. Ketika dia mendengar tentang ekspedisi, dia bekerja keras untuk memastikan bahwa dia ditunjuk sebagai pemimpin terlepas dari pengalamannya dalam bidang eksplorasi dan navigasi.

William John Wills adalah seorang Inggris yang lahir pada tahun 1834 di negara induk. Dia tiba di Australia pada tahun yang sama dengan Burke. Wills tertarik pada astronomi dan eksplorasi. Pekerjaan pertamanya di Australia adalah sebagai seorang gembala, tetapi perlahan-lahan ia bisa berupaya menjadi asisten dokter bedah dan akhirnya menjadi direktur Observatory di Melbourne.

Dia awalnya terpilih sebagai komandan ketiga untuk ekspedisi. Posisinya berubah menjadi yang kedua setelah komando ekspedisi sebelumnya, George Landells, seorang pedagang kuda dan unta, berselisih dengan Burke.

Anggota ekspedisi terkemuka lainnya adalah John King, satu-satunya yang pergi jauh-jauh dan selamat, Charles Gray, dan Hermann Beckler, seorang dokter yang menjadi ahli botani yang menemani mereka hingga Menindee, NSW.

Ekspedisi Burke dan Wills
Ekspedisi tersebut berangkat dari Melbourne pada 20 Agustus 1860. Itu adalah peristiwa yang sangat penting dan sekitar 15.000 orang Victoria menghadiri keberangkatan mereka untuk mengantar pergi ke tempat yang tidak diketahui. 

Ekspedisi ini juga sumber daya yang sangat baik dengan banyak unta, kuda, rum, dan kayu bakar, dan persediaan lainnya. Itu bahkan mungkin merupakan ekspedisi yang paling lengkap dalam sejarah Australia.

Ekspedisi berjalan lancar sampai mereka mencapai Menindee pada Oktober 1860. Burke berpacu dengan penjelajah lain yang juga berusaha mencapai Teluk terlebih dahulu. Burke, dengan tergesa-gesa untuk memenangkan perlombaan, ia pergi ke Cooper Creek, memberitahu bagian dari kelompok yang masih menunggu persediaan untuk bertemu dengan partai pemimpin di sana. Dia menempatkan seorang pria bernama William Wright yang bertanggung jawab atas kamp di Menindee.

Burke berhenti di Cooper Creek untuk menunggu yang lain, tetapi dia akhirnya menjadi tidak sabar dan memutuskan untuk meninggalkan Cooper Creek pada bulan Desember 1860. Dia meminta Wills, King, dan Gray yang kemudian membuat apa yang dikenang sebagai jalan gila ke Teluk Carpentaria.

Setelah beberapa minggu melakukan perjalanan, mereka sampai di rawa-rawa asin yang menunjukkan bukti dipengaruhi oleh pasang surut laut. Mereka telah mencapai Teluk Carpentaria. Sayangnya, karena rawa-rawa garam, mereka tidak dapat melewati pantai. Mereka harus puas dengan mengetahui bahwa mereka sudah cukup dekat.

Pada 9 Februari 1861, setelah mencapai Teluk Carpentaria. Setelah itu, dengan sisa persediaan, mereka pun kembali ke Victoria. Ini adalah bagian paling disayangkan dari perjalanan. Dalam perjalanan pulang, kondisi kering pedalaman Australia terlalu berat bagi mereka. 

Charles Gray adalah yang pertama dari empat pria yang mati. Burke, Wills, dan King kembali ke Cooper Creek pada bulan April 1861. Kemudian baik Burke dan Wills meninggal pada bulan Juni 1861 di mana mereka mencoba mencapai tengara yang dinamai, Gunung Hopeless. 

King yang ikut rombongan bisa bertahan tetapi nyaris mati. Dia ditemukan hampir mati oleh orang-orang Yandruwandha, penduduk asli Australia yang telah bertahan di padang pasir Australia yang keras selama ribuan tahun. Mereka merawatnya sampai dia akhirnya diselamatkan. King adalah satu-satunya anggota dari bagian ekspedisi ini yang hidup.

Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1862 ekspedisi penyelamatan menemukan mayat Burke dan Wills dekat Cooper Creek. Mereka diberi pemakaman yang layak pada Januari 1863 di Melbourne. *** (SS)

SHARE