Manfaatkan Segala Momen Anda dengan Kaus Oblong - Male Indonesia
Manfaatkan Segala Momen Anda dengan Kaus Oblong
Sopan Sopian | Looks

Tampil stylis untuk setiap momen baik itu formal atau non-formal tidaklah harus meribetkan diri. Item fashion simpel juga bisa membuat Anda tampil stylis dalam acara-acara tersebut. Ya, item fashion itu bernama kaus oblong atau t-shirt.

Photo by Tyler Nix on Unsplash

T- Shirt atau kaus oblong pada awalnya digunakan sebagai pakaian dalam tentara Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Masyarakat umum belum mengenal penggunakan kaus atau t-Shirt dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan, para tentara yang menggunakan kaus oblong tanpa desain ini pun hanya menggunakannya ketika udara panas atau aktivitas-aktivitas yang tidak menggunakan seragam. Ketika itu warna dan bentuknya (model) itu-itu saja. Maksudnya, benda itu berwarna putih, dan belum ada variasi ukuran, kerah dan lingkar lengan.

T-shirt alias kaus oblong ini mulai dipopulerkan sewaktu dipakai oleh Marlon Brando pada tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway, AS. T-shirt berwarna abu-abu.

Seiring perkembangannya, tentu kaus oblong semakin populer dan menjadi item fashion penting untuk setiap gaya kasual. Bahkan kini menjadi pakaian penting. Seperti diungkap Andika Aditya, Asistent Manager Online ‘3 Second’ , bahwasannya, t-shirt itu sangat penting untuk penampilan pria dewasa. 

"Apalagi di usia di atas 30 tahun-an. Sebenarnya di acara formil atau pun non formil, t-shirt asalkan dipadu padankannya cocok dan pas akan menjadi style tersendiri. tidak hanya gaya-gaya yang formil yang kesannya kaku. T-shirt benar-benar bisa mengubah itu," ucapnya kepada MALE Indonesia.

Selain itu, untuk gaya santai pagi hari dan untuk dikenakan saat olahraga juga cocok. Artinya, kata Aditya, t-shirt atau kaus oblong bisa dipadukan dengan celana training. "Jadi tidak hanya asik dipadupadankan dengan jeans saja," tuturnya.

Kaus oblong memang kerap dikenakan oleh remaja. Tetapi tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang berusia di atas 30 tahun. Anda masih bisa mengenakannya. Asalkan, Anda pintar-pintar memilih warna dan motif yang cocok dengan Anda.

"Kalau motifnya simple itu lebih mature. Warnanya lebih bisa mewakili si pemakainya. kalau ingin memadupadankan kaus dengan item lain, sebenarnya memang benar-benar sensitif, selera banget ya, jadi tergantung pemakainya. Mereka bisa lebi bebas ingin memadukan dengan jeans atau celana lain," terangnya.

Aditya menyarankan, bagi mereka yang sudah menginjak usia di atas 30 tahun, lebih baik memilih warna-warna santai, kalem. "Itu bisa lebih aman, walaupun kembali lagi ke pribadi masing-masing ya," tambahnya.*** (SS)

SHARE