Sejarah Gitar Fender Meramaikan Jagat Musik - Male Indonesia
Sejarah Gitar Fender Meramaikan Jagat Musik
MALE ID | Story

Nama Fender dalam dunia musik tak terbantahkan keberadaannya. Produsen gitar legendaris yang bisa disejajarkan dengan Gibson Les Paul Guitar ini telah menjadi bagian sejarah electric guitar. Dari perjalanan sejarah gitar Fender, tak kurang musisi-musisi besar seperti Jimmy Hendrix, Ricthie Blackmore, Eric Clapton, hingga Yngwie Malmsteen menjadi pengguna fanatik. Tentunya selain memproduksi gitar, Fender juga mengeluarkan produk bass dan amplifier.

gitar fender male indonesia
Photo: Pixabay.com

Adalah Clarence Leonidas Fender atau biasa dikenal Leo Fender seorang juru reparasi radio di California, Amerika Serikat, yang memprakarsai dibuatnya salah satu brand gitar terbaik di dunia ini. Awal sejarah gitar Fender dimulai dengan proses kreasi pembuatan gitar elektrik pada 1946, akhirnya tahun 1951 lahirlah gitar berbadan padat yang dinamakan Telecaster yang sebelumnya dinamakan Broadcaster. Setelah itu Leo Fender melakukan penelitian dengan bertanya kepada gitaris profesional, Bill Carson, tentang apa yang sebenarnya diinginkan para gitaris terhadap gitar elektrik. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperbaiki dan menyempurnakan gitar Telecaster.

Di luar perkiraan, gitar Telecaster yang disempurnakan itu akhirnya diproduksi massal pada 1954 berbarengan dengan Telecaster yang pertama dan akhirnya dinamakan Stratocaster. Gitar seri ini banjir peminat. Mengiringi sejarah gitar Fender, penyempurnaan-penyempurnaan dengan adanya penambahan single coil pickup dan desain double cutway body membuat Stratocaster menjadi gitar yang sangat diandalkan untuk memainkan nada-nada tinggi. Dan tentunya dibubuhkannya tremolo bridge sebagai alat membelokkan senar untuk mengimitasi suara adalah poin penting yang tak bisa diabaikan.


Photo: Pixabay.com

Tak hanya gitar yang berhasil diproduksi Fender. Bass gitar pun meraih keusksesan ketika pada tahun 1960 mendapatkan gelar sebagai Best Selling Bass Guitar. Bass produksi Fender memang tak sembarangan. Inovasi yang lebih dikenal dengan Precision bass berbeda dari gitar bass biasa karena memiliki fungsi portable, yang dapat dimainkan seperti gitar dan juga dapat di amplifikasikan. Selain gitar seri Telecaster dan Stratocaster, Fender pun juga meluncurkan banyak model lain seperti Jaguar dan Jazzmaster, termasuk memproduksi twin reverb amplifier.

Kehadiran Fender juga dianggap beberapa kalangan musik berhasil menyaingi kejayaan popularitas gitar Gibson yang sudah melalang buana sejak 1902. Pada 2009 Leo Fender juga mendapatkan penghargaan Technical Grammy Award atas sumbangsihnya kepada industri rekaman. Award yang diserahkan kepada istrinya, Phylis Fender, menjadi bukti ekisistensi brand Fender yang telah ditinggalkan Leo yang lahir pada tahun 1909 dan wafat pada 1991 karena menderita komplikasi dari Parkinson Disease. Leo telah mematri jejaknya di dunia musik khususnya instrumen. Sehingga sejarah gitar Fender menjadi bagian sejarah kemajuan industri musik dunia.**MIND

SHARE