5 Hal ini Bikin Dompet Bobol Saat Liburan - Male Indonesia
5 Hal ini Bikin Dompet Bobol Saat Liburan
MALE ID | Relax

Kata-kata 'butuh piknik' mendadak populer beberapa waktu belakangan ini. Mungkin hal ini dikarenakan jam kerja yang memang memakan waktu. Sehingga tubuh merasa lelah dan ingin liburan.

Photo by Sebastian Holgado on Unsplash

Akhirnya, tanpa pikir panjang, liburan dadakan tanpa perencanaan yang matang pun dijalani hanya demi memenuhi hasrat 'butuh pinik'. Tetapi ada juga yang liburan tanpa perencanaan dengan alasan tak ingin bangkrut selepas liburan. Tapi ujung-ujungnay justru tabungan terkuras.

Ya, itu adalah salah satu dari beberapa hal yan tanpa disadari justru membuat bangkrut saat liburan. Alih-alih ingin membangkitkan semangat, justru semakin menjadi beban pikiran. Untuk itu, Anda harus sadar beberapa hal sepele dan kerap tanpa disadari ini, justu membuat Anda bangkrut saat liburan.

Pergi di Musim Liburan
Jangan bepergian saat musim liburan tiba. Karena semua akomodasi akan mahal, tiket, penginapan maupun tempat wisata naik berkali kali lipat. Lebih baik Anda rencanakan liburan dengan baik, tentukan lokasi yang akan dituju, cari harga tiket serta penginapan di saat low season.

Tak Membawa Bekal
Jika Anda ingin pelesiran ke luar negeri, tidak ada salahnya membawa bekal makanan kering dari rumah. Terlihat sepele, tapi tanpa disadari untuk urusan makan, banyak traveller yang mengeluhkan mereka jadi boros dengan membeli apa saja saat lapar.

Terlebih ketika Anda berada di bandara atau stasiun. Harga yang ditawarkan jauh lebih mahal dari warung makan pinggir jalan. Anda bisa bawa abon kering, mie instan, atau makanan tahan lama lainnya. Bisa juga membawa roti dan air mineral selama menuju tempat tujuan.

Tanpa Perencanaan Matang
Banyak yang mengatakan jika liburan yang terlalu direncanakan justru berakhir dengan kegagalan. Kalau persiapannya singkat dengan niat yang mendadak muncul begitu saja, peluang merealisasikan liburan tersebut semakin besar.

Tapi anggapan tersebut tak selamanya benar. Hal itu justru berpotensi menimbulkan utang setelah liburan. Bagaimana tidak, tanpa ada perencanaan, Anda pergi liburan. Sampai di tempat liburan, karena tidak ada perencanaan yang jelas akhirnya berkunjung ke sembarang tempat. Belum lagi Anda akan dihadapkan pada kondisi yang serba gelap karena tanpa tujuan.

Selain itu, tanpa perencanaan, Anda tidak tahu bakal ada kejadian tak terduga apa yang membuat Anda membeli sesuatu. Belum lagi soal penginapan, informasi akses atau akomodasi kendaraan yang tak Anda pikirin sebelumnya. Itu yang membuat boros selama liburan.

Menanamkan Anggapan "Kapan Lagi"
Terkadang ajakan teman atau trip terjangkau memang menggoda. Sehingga muncul anggapan "kapan lagi" jika tidak sekarang. Jika tidak ingin bangkrut saat liburan, lebih baik buang jauh-jauh anggapan itu.

Karena hal itu akan membuat Anda dengan mudah mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan. Sehinga pengeluaraan selama liburan akan over bujet.

Berlebihan Menggunakan Uang Elektronik
Sebetulnya tak ada salahnya pergi berlibur dengan menggunakan kartu kredit atau debit. Asalkan lokasi wisata yang dituju jelas dan Anda bepergian dalam waktu cukup lama. Tapi kalau hanya melakukan perjalanan maksimal 4 hari, lebih baik membawa uang tunai.

Keuntungannya, Anda bisa mengontrol segala pengeluaran selama liburan tersebut. Kalau menggunakan kartu kredit atau debit, Anda tak tahu pasti berapa uang yang telah dihabiskan. *** (SS)

SHARE