Sandra Oh, Tolak Beasiswa Jurnalistik untuk Akting - Male Indonesia
Sandra Oh, Tolak Beasiswa Jurnalistik untuk Akting
MALE ID | News

Nama Sandra Oh tengah menjadi sorotan selama ajang Golden Globe 2019 pada 6 Januari lalu. Karena ia adalah wanita Asia pertama yang berhasil meraih gelar "Best Actrees TV" drama setelah 40 tahun terakhir lamanya.

Photo by Judor92 on Wikipedia

Penghargaan itu hanya salah satu dari tiga prestasi Sandra Oh di Golden Globe 2019. Dua prestasi lainnya yakni orang Asia  pertama yang menjadi pembawa acara di Golden Globes dan pada 2006, ia juga sempat meraih penghargaan Aktris Pemeran Pembantu Terbaik untuk perannya sebagai Cristina Yang dalam serial Grey’s Anatomy.

Atas dua penghargaan itu (selain pembawa acara dalam ajang dunia tersebut), berarti Sandra Oh adalah  wanita Asia pertama yang memenangkan lebih dari satu penghargaan di ajang Golden Globes. 

Dibalik penghargaannya, ternyata ia telah melaluinya sangat panjang. Karena ia benar-benar tertarik pada dunia akting sejak usia dini. Bahkan, ia menolak mentah-mentah beasiswa untuk masuk ke universitas. 

Sejak Kecil Sudah Masuk Kursus Akting
Lahir di Ottawa, pinggiran Nepean, sebagai anak dari keluarga menengah imigran Korea, Sandra Oh sudah memulai aktivitas aktingnya di usia empat tahun. Kemudian pada usia 10 tahun, ia terlibat dalam drama musikal di kelasnya, The Wizard of Woe.

Photo by MyCanon on Wikipedia

Saat duduk dibangku sekolah menengah, selain masuk dalam kursus akting, ia juga adalah siswa yang mendirikan klub BASE (Borden Active Students for the Environment), dan memimpin kampanye penggunaan cangkir styrofoam.

Di dunia drama di sekolahnya, ia benar-benar menekuninya. Seperti pada usia 10 tahunnya, di usia remajanya ini juga mengambil bagian dalam Canadian Improv Games dan Skit Row High, sebuah grup komedi. 

Menolak Beasiswa Demi Akting
Diakhir-akhir sekolah menengannya, orang tuanya memberi tahu bahwa ia mendapatkan beasiswa jurnalistik di Universitas Carleton. Namun ia menolaknya untuk belajar drama di Sekolah Teater Nasional Kanada di Montreal. Atas keinginannya sendri, saat belajar drama itu ia membiayai dengan caranya sendiri.

Photo by Numerounovedant on Wikipedia

Oh mengatakan kepada orangtuanya bahwa dia akan mencoba akting selama beberapa tahun, dan jika itu gagal, ia akan kembali ke universitas. "Saya satu-satunya orang di keluarga saya yang tidak memiliki gelar sarjana atau master," tutur Oh dalam sebuah wawancara.

Apa yang diyakininya membuahkan hasil sekarang. Golden Globe adalah bukti pencapaian apa yang diyakininya sejak dini. Bahkan, setelah lulus dari sekolah dramanya, pada tahun 1993, ia membintangi sebuah drama Oleanna besutan David Mamet 's di London, Ontario.

Sekitar waktu yang sama, ia mendapatkan peran dalam film-film TV biografi. Dari sana, satu tahun setelahnya, mulai 1994, karier keartisannya di mulai. Oh menjadi terkenal di Kanada untuk penampilan utamanya dalam film Kanada Double Happiness (1994). Film ini mendapat pujian kritis, dengan Roger Ebert memuji "kinerja hangat" Oh.

Janet Maslin dari The New York Times juga memuji penampilannya. "Penampilan Ms. Oh membuat Jade menjadi pahlawan yang cerdas dan tajam yang tidak akan Anda lupakan," ucap Janet. *** (SS)

SHARE