Layanan Streaming Game Amazon Bakal Siap Bersaing - Male Indonesia
Layanan Streaming Game Amazon Bakal Siap Bersaing
MALE ID | Digital Life

Setelah menghadirkan hardware berupa smartphone, tablet dan speaker pintar, Amazon rupanya masih sangat berambisi untuk merambah pasar game. Sebagai raksasa e-commerce dan pemilik Twitch, Amazon ingin memperluas layanan game mereka.

Thomas Cloer/flickr

Berdasarkan laporan dari The Information menyebutkan bahwa Amazon bergabung dengan perusahaan lain yang berniat membangun layanan streaming game berbasis iklan. Layanan ini akan memungkinkan setiap orang bermain game secara online.

Alih-alih terhubung ke Twitch untuk streaming game, layanan baru Amazon justru akan memungkinkan pengguna memainkan game tanpa harus mengunduhnya. Artinya, konsep tersebut sangatlah baru.

Seperti dilansir dari Mashable, sumber yang mengetahui rencana itu mencatat Amazon tengah berdiskusi dengan penerbit terkait judul potensial untuk layanan mereka. Namun kabarnya, layanan streaming game Amazon itu tak akan hadir di tahun 2019, melainkan 2020 mendatang.

Setiap game akan di-hosting di server cloud, kemudian pengguna hanya perlu melakukan streaming melalui internet. Artinya, gamer tak perlu komputer yang dibekali spesifikasi tinggi untuk memainkan game kelas atas. Bahkan pemain bisa menggunakan smartphone atau tablet untuk mencoba streaming game tersebut.

Lebih lanjut, The Verge telah melihat dua lowongan pekerjaan yang ditawarkan Amazon di Seattle. Keduanya menyatakan mereka akan mengerjakan “Game Cloud”.

Sementara lowongan pekerjaan berikutnya ditujukan untuk posisi “Lead Cross Platform Game Engineer”, yang digambarkan sebagai kesempatan langka.

Lowongan lainnya yaitu “Engineer AI”, dimana tugasnya adalah mengerjakan “jenis game yang belum pernah terlihat sebelumnya”. Jika layanan ini benar-benar dirilis perusahaan, maka Amazon akan resmi memperluas pasar gaming mereka.

Sebelumnya, Google telah mengembangkan Project Stream dengan menggandeng Ubisoft untuk streaming Assassin’s Creed Odyssey ke browser Chrome. Ada juga Sony PlayStation Now, yang dirilis pada 2014 dan memiliki sekitar 650 judul game.

Hasil diskusi di ajang E3 pada 2018, masa depan streaming merupakan satu hal yang dipertaruhkan perusahaan. Namun hambatannya adalah kebutuhan daya pemrosesan yang besar.

Bagi Amazon sendiri, perusahaannya telah lama mendominasi pasar cloud melalui Amazon Web Services. Oleh karenanya, perusahaan yang didirikan Jeff Bezos itu tampaknya siap menghadirkan layanan game baru dengan infrastruktur tersebut. [GP]

SHARE