Bahaya! Jarang Selisih Pendapat Tak Selalu Positif - Male Indonesia
Bahaya! Jarang Selisih Pendapat Tak Selalu Positif
Gading Perkasa | Relationships

Selisih pendapat bukan sesuatu yang menyenangkan, apalagi jika Anda berselisih dengan pasangan. Entah kesal karena memperdebatkan sesuatu atau kebiasaan yang ia lakukan, bisa jadi alasan kuat mengapa Anda dan dia saling adu argumen.

selisih pendapat - Male Indonesia Pexels.com

Pada dasarnya, selisih pendapat adalah hal wajar dalam sebuah hubungan. Bagaimana mengatasinya, itu bergantung dari kedewasaan Anda sebagai pria. Karena, pria dituntut lebih dominan dan sanggup menyelesaikan masalah.

Tapi apa jadinya jika Anda dan pasangan benar-benar tidak pernah selisih pendapat? Sedikitnya, ada tiga alasan yang membuat hal itu terjadi. Seperti dilansir dari Elite Daily berikut ini.

Mampu Atasi Masalah tanpa Argumen
Sewaktu Anda punya masalah dengan pasangan, Anda bisa mengatasi tanpa berniat memenangkan argumen. Sebaliknya, Anda justru mengajaknya ngobrol santai, memahami duduk perkara dan keinginan masing-masing sebelum mengarah ke konflik.

Joshua Klapow, psikolog klinis mengatakan, “Pasangan yang mengomunikasikan masalah secara jujur, terus terang, serta lebih menekankan informasi dan pemahaman satu sama lain, tanpa memikirkan menang atau kalah, akan cenderung terhindar dari selisih pendapat.”

Sangat Lancar dalam hal Komunikasi
Selain mengurungkan keinginan untuk menang dalam argumen, komunikasi yang lancar juga dapat menjadi alasan utama mengapa tidak ada selisih pendapat berarti pada hubungan Anda.

“Ada sejumlah pasangan yang sangat jarang berselisih karena mereka bisa mengomunikasikan keinginan, kebutuhan, kesukaan, dan opini secara baik yang dapat diterima satu sama lain,” ujar Klapow.

Artinya, saat Anda menjalin sebuah hubungan, masalah tetap ada. Namun itu bisa dibicarakan dan dicari jalan keluarnya.

Menyimpan Masalah
Tidak pernah konflik dengan pasangan bukan berarti hubungan Anda baik-baik saja. Menurut Klapow, justru sebaliknya. Banyak pasangan menyimpan masalah mereka dan menghindarinya.

“Tidak ada penyelesaian masalah atau konflik jika Anda menghindarinya. Berkompromi secara terus menerus terhadap pasangan, dan menjauhinya bakal berujung pada miskomunikasi dalam sebuah hubungan,” tutur dia.

Ditambahkan olehnya, pihak yang terus berusaha menyimpan masalah secara sadar atau tidak sekalipun, lambat laun bakal membenci pasangannya karena mengabaikan emosi mereka sendiri. [GP]

SHARE