Kota Stockholm yang Resik, Seksi dan Gemerlap - Male Indonesia
Kota Stockholm yang Resik, Seksi dan Gemerlap
MALE ID | Relax

Banyak traveller yang sudah berkunjung ke kota Stockholm, Swedia berpendapat bahwa kota ini adalah pusatnya wanita cantik. Hampir di semua sudut kota wanita-wanita cantik bergelimangan. Selain keramahannya yang menawan, mereka pun rata-rata fasih berbahasa Inggris. Walaupun sempat mencekam di awal tahun 2016 karena arus pengungsi Suriah, tetap saja kota Stockholm yang resik ini selalu menawan untuk disinggahi.

Kota Stockholm yang Resik Barron Fujimoto/flickr.com

Ibu kota Swedia ini memang layak dikunjungi. Banyaknya wanita cantik di Stockhlom sepertinya menjadi penyempurna status Ibu Kota Ramah Lingkungan Pertama di kawasan Eropa yang diraih pada 2010. Investasi yang dikucurkan kota Stockholm yang resik ini mengarah pada misi mewujudkan model kota yang berkelanjutan. Memiliki luas 188 km persegi dan merupakan kota terbesar di Swedia, kota ini berpopulasi penduduk sekitar 1,5 juta jiwa.

Berdasarkan sejarahnya, Stockholm berubah menjadi sebuah kota modern, dengan teknologi tinggi dan multi-etnis sejak abad ke 20. Banyak bangunan-bangunan bersejarah yang akhirnya diruntuhkan dan dibangun kembali dalam rangka modernisasi. Tapi beberapa wilayah kuno tetap dibiarkan seperti  di daerah Gamla Stan, Sodermalm dan Oster.

 Erik Lindwall/flickr.com Erik Lindwall/flickr.com

Georgios Karamanis/flickr.com Georgios Karamanis/flickr.com

Ulf Bodin/flickr.com Ulf Bodin/flickr.com

Kota Stockholm yang resik sebenarnya adalah kota kepulauan dengan jumlah 14 buah pulau sehingga kota ini juga dikelilingi oleh banyak air yang bersih dan terbuka, serta memiliki banyak taman. Banyak yang menyebutnya sebagai Venice dari Utara. Data yang ada menyebutkan bahwa di kota ini pada 2009 berhasil menurunkan produksi gas rumah kaca hingga 3,6 juta ton. Polusi pun selama sepuluh tahun dari 1990 berhasil turun 17%. Saat berjalan-jalan mengelilingi kota denga transportasi publik, rasakanlah penggunaan bahan bakar yang bersih dan ramah lingkungan. Mobil-mobil lama dan tradisional digantikan dengan kendaraan ramah lingkungan.

Soal wanita, sebagian wanita di kota ini memiliki fisik langsing dan tinggi seperti model profesional. Ditambah dengan rambut blonde dan mata yang kebiruan membuat para pelancong pria betah berlama-lam di sini. Yang juga mengagumkan adalah kemandirian mereka dalam keseharian. Wanita-wanita cantik di kota Stockholm yang resik memang sudah terlatih mengurus diri sendiri sejak kecil.


Fredrik Alpstedt/flickr.com Fredrik Alpstedt/flickr.com
 
pixabay.com pixabay.com

Tapi, selain menjadi gudangnya wanita cantik, di kota yang menawarakan wisata boat musim panas ini juga berjamuran prostitusi. Untung saja sudah diatasi pemerintah Swedia dengan berbagai kebijakannya. Dalam 6 tahun terakhir jumlah wanita yang menjalankan prostitusi di jalanan sudah berkurang hingga 60% lebih. Tak bisa dimungkiri bahwa kota Stockholm yang resik adalah surga untuk para pelancong pria. Sambil menikmati bir Swedia yang sudah termasyhur, mereka kerap ditemani para wanita cantik nan ramah.

Di Stockhlom kehidupan malam juga semarak. Selain sering menjadi lokasi berlangsungnya rave party, dengan mudah para turis dapat menemukan klab-klab malam atau bar-bar yang menggelar pesta. Terutama di daerah Selatan yang penuh tempat-tempat berpesta dengan minuman keras. Lain halnya daerah Utara yang lebih terkesan classy. **MIND

SHARE