Ingin Lebih Nikmat! Ikuti Aturan Minum Wiski Ini - Male Indonesia
Ingin Lebih Nikmat! Ikuti Aturan Minum Wiski Ini
Gading Perkasa | Relax

Minuman wiski dibuat melalui proses penyulingan, berbahan serealia yang difermentasi. Serealia merupakan jenis biji-bijian atau sereal. Nah, beberapa dari jenis serealia digunakan untuk memproduksi berbagai varian wiski dan dimatangkan di dalam barrel.


Photo: Public Domain Pictures

Uniknya, minuman wiski memiliki beberapa tata cara, tergantung referensi. Ada beberapa yang suka minum wiski secara murni, tanpa es atau campuran lain. Tapi, tidak sedikit juga orang yang suka dicampur bersama minuman lain. Sejumlah penikmat wiski menilai, Anda harus meminumnya secara perlahan agar nikmat.

Menurut Keith Nair, Regional Brand Ambasaddor Asia Pacific & Global Travel Retail Erdington, wiski sebaiknya tidak diminum polos tanpa tambahan apapun. Sebab, cuaca di Indonesia sangatlah panas.

“Wiski neat disarankan diminum di tempat dingin. Kalau di Indonesia, minum dengan campuran air atau es batu,” kata dia.

Nair menjelaskan, tambahan es batu dan air putih di wiski tidak mengubah rasa, hanya meningkatkan kekuatannya sedikit. Tentu saja jika air dan es batu yang ditambahkan sudah sesuai saran penyajian dan diminum dalam waktu cepat.

Penambahan air, kata dia, akan membantu membuka rasa wiski. Tapi jangan bayangkan untuk menambahkan air dalam jumlah banyak. Anda hanya perlu menambahkan beberapa tetes air ke gelas wiski.

“Hanya beberapa tetes saja, paling banyak satu sendok makan air. Ini akan mengubah alkohol 40 % menjadi 35 %. Sehingga rasa wiski jadi lebih light,” ujar Nair. 

Sementara, penambahan es batu akan membekukan dan memerangkap rasa wiski supanya lebih smooth.

“Penikmat baru sebaiknya minum sedikit wiski neat. Tujuannya untuk memperkenalkan rasa asli wiski ke palet lidah Anda. Setelah tahu rasanya, Anda bisa menikmati wiski dengan tambahan es batu atau air,” ujarnya lagi.

Ia juga menyarankan agar penikmat wiski baru mengetahui aroma asli. Kata Nair, aroma asli wiski bisa tercium baik bila gelas yang dipakai tepat.

Berbeda dari wine yang bisa mudah tercium saat di ruangan, wiski tidak semudah itu. Gelas yang cocok dipakai minum wiski adalah rock glass atau sherry copita.

“Gelas yang dipakai sebaiknya memiliki lekukan di tubuh gelasnya, tidak lurus dari bawah sampai atas seperti gelas biasa,” tutur dia.

“Bagian tengah yang membesar akan mengumpulkan alkohol. Sedangkan leher gelas membuat alkohol terkonsentrasi. Bagian bibirnya yang melebar menguapkan alkohol. Tujuannya, agar alkohol yang kuat ini tak langsung menyentuh hidung,” tuturnya lagi.

Aturan gelas ini menjadi penting. Khususnya saat ingin melakukan nosing dan testing wiski.

“Setelah itu, cium aroma wiski perlahan, dan biarkan aromanya memenuhi seluruh otak,” jawab dia. [GP]

SHARE