Liburan a la Bangsawan di Rumah Luwih - Male Indonesia
Liburan a la Bangsawan di Rumah Luwih
MALE ID | Spot

Percampuran budaya di Bali yang telah menjadi pusat pertemuan dari berbagai ras dan budaya dihidupkan kembali melalui arsitektur yang menakjubkan dari Rumah Luwih – sebuah resor mewah yang baru saja dibuka yang terletak di kawasan yang tenang di Pantai Lebih di Gianyar. Dirancang oleh arsitek Indonesia ternama, Hadiprana, desain dari Rumah Luwih terinspirasi dari istana air Ujung yang megah yang terletak di Karangasem.

Rumah Luwih

Dinamakan dari kata “Luwih: yang berasal dari bahasa sansekerta, Luwih mempunyai arti “Lebih”. Lebih dari sekedar rumah, Luwih adalah tempat untuk bermukim dan beristirahat. Arsitektur dari Rumah Luwih melambangkan sebuah rumah tepi pantai yang indah di mana semua keluarga berkumpul untuk bersantai. Dari ubin klasik zaman belanda, barang-barang antik yang dikurasi, mebel kayu jati dan penggunaan sutra indah, setiap detail dari Rumah Luwih dirancang untuk menciptakan perasaan intim seakan pulang ke rumah nenek Anda sendiri.

Terletak di pantai timur Bali yang belum terjamah, Rumah Luwih memiliki pemandangan tiada duanya dari salah satu pantai terbaik Bali. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di lobi Rumah Luwih, para tamu disambut dengan perasaan familiar yang nyaman seperti pulang ke rumah sendiri. Dimulai dari senyum hangat dari para staf, tamu kemudian diantar ke lobi yang luas, yang mengarah ke pemandangan terbuka laut lepas Samudra India dan pulau Nusa Penida dengan Rumah Luwih Ocean Chapel menjadi titik pusat pemandangan yang menakjubkan ini.

Selayaknya kehidupan para bangsawan Karangasem di Istana air Ujung, Rumah Luwih sendiri memiliki 75 kamar yamg mempunyai area kamar yang sangat luas. Sedangkan untuk perjamuan makan dan minum, ruang makan utama menawarkan pengalaman bersantap ala bangsawan di restauran bergaya kolonial cantik ini.** MALE

SHARE