5 Pesona Pemakaman yang Jadi Destinasi Wisata - Male Indonesia
5 Pesona Pemakaman yang Jadi Destinasi Wisata
Sopan Sopian | Relax

Area pemakaman mungkin jadi tempat yang tak menyenangkan bagi beberapa orang, juga mungkin Anda. Kesan horor dan angker seringkali menghantui setiap kali melangkahkan kaki ke pemakaman.

Tapi, hal seperti ini tak bakal Anda rasakan ketika mampir ke beberapa pesona pemakanan di dunia yang terlihat indah. Uniknya, karena itu juga selain untuk memakamkan jenazah, tempat ini juga dijadikan sebagai destinasi wisata.

The Neptune Memorial Reef-Amerika Serikat

Photo by Magnus Manske on Wikipedia

Jauh di kedalaman 40 kaki dari lepas pantai Key Biscayne, Florida terdapat The Neptune Memorial Reef, kuburan laut yang dibuat pada zaman modern. Pemakanan yang desainnya mengadopsi meniru konsep Atlantis ini menyerupai puing bangunan peninggalan sejarah.

The Neptune Memorial Reef dibangun di areal seluas 65.000 meter persegi dan diperkirakan mampu menampung 125.000 jenazah. Jenazah harus dikremasi terlebih dahulu. Baru kemudian abunya dicampur dengan adonan semen dan dijadikan patung yang nantinya akan ditempatkan di areal pemakaman. Nantinya pemakaman juga bisa berfungsi sebagai lokasi penyelaman yang fotogenik.

Merry Cemetery-Rumania

Photo by Serge Bystro on Flickr

Di Rumania terdapat sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang unik, yaitu Merry Cemetery. Pemakaman umum ini berada di kota Sapanta. Di dalamnya terdapat lebih dari 600 nisan berbentuk salib kayu yang dicat warna-warni dan dihias dengan lukisan yang menggambarkan kisah hidup, rahasia, atau saat-saat terakhir masing-masing mendiang.

Walaupun kuburan umumnya menimbulkan kesan seram, kuburan yang satu ini justru mengundang senyum dan menjadi objek wisata yang cukup populer. Warga yang datang suka berpiknik, foto, atau sekadar menikmati tulisan-tulisan konyol di nisan.

"Di bawah salib yang berat ini terbaring ibu mertuaku yang malang. Jangan membangunkannya. Sebab jika dia kembali ke rumah dia akan menggigit kepalaku sampai putus." Atau testimoni dengan gambar kocak bertuliskan "Ioan Toaderu sangat mencintai kuda. Satu hal lagi yang sangat ia cintai. Duduk di meja di sebuah bar. Ditemani istri orang."

Pemakaman Gantung Sagada-Filipina

Photo by Magalhaes on Wikipedia

Daerah Sagada di Filipina memiliki tata cara yang unik dalam memakamkan jenazah. Di sana banyak terdapat kuburan yang berlokasi di tebing-tebing kapur, mirip dengan pemakaman di Tana Toraja. Hanya saja di Sagada jenazah diletakkan dalam peti-peti mati dari kayu yang digantung di sepanjang tebing.

Uniknya, orang-orang Sagada membuat sendiri peti mati mereka. Begitu merasa ajal sudah mendekat, menurut Atlas Obscura orang-orang lanjut usia biasa mengukir peti mati mereka sendiri dari batang kayu berongga. Jika mereka terlalu lemah atau sakit, keluarga mereka yang wajib mempersiapkan peti mati mereka sebagai gantinya.

Green-Wood Cemetery-Amerika Serikat

Photo by Tony Hisgett on Flickr

Green-Wood Cemetery adalah pemakaman umum yang didirikan di Greenwood Heights, Brooklyn, New York pada tahun 1838. Sejak berabad-abad lalu kuburan ini sudah dianggap sebagai tempat rekreasi oleh warga New York. Bahkan disebut sebagai taman kota pertama yang dimiliki Brooklyn.

Gerbang Green-Wood Cemetery yang artistik dinobatkan sebagai bangunan ciri khas kota pada tahun 1966. Sementara Weir Greenhouse yang ada di dalamnya digunakan sebagai pusat turis. Taman pemakaman ini juga mendapatkan status sebagai National Historic Landmark.

Catacombe dei Cappuccini-Italia

Photo by Gmihail on Wikipedia

Catacombe dei Cappuccini yang ada di Italia merupakan rumah terakhir bagi 8000 jenazah yang dimumikan. Kuburan kuno ini didirikan pada abad 16 ketika pemakaman yang ada di atasnya sudah tak mampu menampung jenazah baru.

Sampai sekarang kuburan bawah tanah ini kedatangan ribuan pengunjung setiap tahunnya. Salah satu mumi yang paling populer di sini adalah Rosalia Lombardo, seorang gadis berumur dua tahun yang meninggal pada tahun 1920. Rosalia merupakan salah satu mumi dengan kondisi tubuh paling baik yang pernah ada. Tubuh yang utuh membuatnya tampak seperti sedang tidur, sehingga mumi ini juga dijuluki Sleeping Beauty. *** (SS)

SHARE