Ada Tiga Jenis Pola Hubungan yang Perlu Pria Tahu - Male Indonesia
Ada Tiga Jenis Pola Hubungan yang Perlu Pria Tahu
Sopan Sopian | Relationships

Mungkin Anda akan sedikit acuh terkait janis pola hubungan. Tetapi sebenarnya ini perlu Anda ketahui, apabila Anda ingin mendapatkan hubungan yang baik.

Photo by Brooke Cagle on Unsplash

Dalam pikiran setiap orang, tentu hubungan hanya memiliki satu jenis pola saja, yakni Hubungan itu sendiri. Ya, pola itu adalah cara untuk berhasil mendapatkan hubungan romantis

Tetapi ada pola mendasar yang terjadi pada hubungan yang perlu pria ketahui. Pola dasar ini memiliki elemen-elemen tertentu yang bisa saja membuat hubungan emosional semakin kuat, juga bisa saja meruntuhkannya.

Hubungan Saling Tergantung
Inilah yang dialami sekitar 90% orang di dunia dalam interaksi sehari-hari. Hubungan ini tidak hanya klasifikasi untuk hubungan romantis, tetapi juga untuk setiap hubungan tunggal yang dimiliki. 

Hubungan codependent adalah hubungan di mana kedua belah pihak tidak cukup baik atau tidak cukup lengkap sehingga mereka perlu menemukan orang lain di luar sana untuk mengisi lubang di dalamnya dan membuat mereka utuh.

Jika hal tersebut terdengar romantis di kepala Anda, itu berarti Anda terpengaruh pada sebuah kebiasaan yang Anda lihat. Salah satunya pada film romantis. Ya, setiap film romantis memiliki hubungan yang saling tergantung. 

Dan itu menjadi tipe utama dari hubungan. Lebih buruk, mereka menunjukkan hubungan seperti itu sebagai hubungan yang sukses, bahagia, dan memuaskan. Padahal itu adalah salah satu hal paling merusak.

Orang yang Tergantung pada Orang Lain
Semua orang tak bisa dinafikan, berada dalam hubungan yang saling tergantung, apapun itu bentuknya. Baik pada teman, rekan kerja, dan lain sebagainya. Tetapi masalah terjadi ketika Anda mentransfer perilaku semacam ini dalam hubungan. 

Orang-orang yang tergantung pada orang lain adalah orang yang tidak mandiri, mereka biasanya hidup dalam kendali hidup mereka, mereka memiliki mentalitas korban yang mendalam dan banyak mengeluh. Ini berarti bahwa semua kebutuhan harus dipenuhi oleh orang lain, karena sebagai individu, tidak mampu melakukan sendiri.

Ketika hubungan Anda justru tergantung pada orang lain, terlabih pada orang yang Anda cintai, Anda akan selalu menyalahkan orang lain ketika ada sebuah masalah. Ada sejuta alasan mengapa hubungan seperti ini adalah hubungan yang payah.

Hubungan Idependen
Hanya 10%, minoritas orang yang mengalami hubungan independen. Beberapa orang akan menyebutnya skala ekstrem Alasannya adalah bahwa Anda harus tumbuh sebagai pribadi untuk mencapai hubungan independen, sementara yang codependent adalah kondisi standar dunia saat ini.

Hubungan independen adalah hubungan di mana kedua belah pihak sepenuhnya independen dan dapat menutupi semua kebutuhan mereka hampir sendiri. Mereka memiliki rasa hormat dan cinta terdalam untuk diri mereka sendiri dan mandiri.

Hubungan independen adalah apa yang terjadi ketika dua orang yang bekerja dan tumbuh sendiri bertemu dan membentuk suatu hubungan romantis. Tetapi, ketika kedua belah pikah memutuskan untuk berbagai, mereka akan menciptakan efek sinergi yang saling tergantung.

Tetapi efeknya, tidak seburuk dengan jenis hubungan yang selalu tergantung pada orang lain. Ketika Anda lebih memutuskan untuk saling berbagi bukan berarti tergantung. Justru Anda sengaja membiarkan orang itu ada dalam hidup Anda dan memutuskan untuk berbagi dalam hubungan. Ini adalah perbedaan terbesar antara hubungan yang independen dan saling bergantung. *** (SS)

SHARE