Bahaya Minum Obat Setelah Minum Kopi, Benarkah? - Male Indonesia
Bahaya Minum Obat Setelah Minum Kopi, Benarkah?
Gading Perkasa | Sex & Health

Baru saja minum kopi secangkir, tiba-tiba kepala terasa sakit atau demam. Mungkin sekarang Anda sedang bingung, bertanya-tanya apakah boleh minum obat setelah minum kopi?

MaxPixel

Kafein dalam kopi bersifat stimulan untuk merangsang jantung dan otak bekerja lebih cepat dari biasanya. Itu kenapa setelah minum kopi, Anda jadi lebih fokus.

Akan tetapi, kafein dapat mengganggu proses penyerapan obat di lambung dan usus halus, sehingga kerja obat mungkin kurang manjur dalam mengatasi penyakit yang sedang dialami.

Langsung minum obat setelah minum kopi juga bisa menyebabkan detak jantung meningkat drastis, tentu tidak baik bagi kesehatan jantung. Apalagi kafein dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh daripada zat obat itu sendiri.

Bahkan dalam kasus yang parah, minum obat setelah ngopi bisa memicu terjadinya keracunan kafein akibat interaksi antara keduanya.

Seperti dilansir dari HelloSehat, berbagai efek di atas biasanya terjadi pada jenis obat golongan antidepresan, estrogen, pengencer darah, antibiotik quinolone, serta obat-obatan untuk gangguan tiroid dan osteoporosis.

Waktu yang Tepat Minum Obat Setelah Minum Kopi
Usahakan memberi jeda 3-4 jam setelah minum kopi jika Anda akan menggunakan obat-obatan tertentu.

Sebaiknya tanyakan langsung pada dokter mengenai detail waktu yang aman untuk minum kopi sebelum atau sesudah minum obat. Sebab, obat tertentu mengharuskan Anda menghindari kopi dan bentuk kafein lainnya seperti teh, minuman energi, dan soda dalam 24 jam terakhir.

Agar obat dapat bekerja optimal, penting membaca aturan pakai obat yang biasanya tertera pada label kemasan. Terutama jika Anda minum obat tanpa resep dokter yang banyak dijual di apotek.

Selain itu, cari tahu apakah obat tersebut harus diminum sebelum atau sesudah makan. Tak kalah pentingnya, pastikan jika obat yang Anda gunakan sesuai dengan jenis penyakit.

Minum obat tidak sesuai aturan pakai justru dapat membuat kondisi Anda bertambah parah. Bila memang diperlukan, tanya pada dokter jika Anda bingung tentang cara pakai atau dosis obat tertentu.

Terakhir, minum obat paling baik dengan air putih. Bukan kopi, teh, jus, susu, apalagi minuman ringan bersoda. Sehingga, proses penyerapan obat di dalam tubuh tak terhambat dan Anda bisa cepat sembuh tanpa efek samping. [GP]

SHARE