Pro dan Kontra Aplikasi Tumblr di Tanah Air - Male Indonesia
Pro dan Kontra Aplikasi Tumblr di Tanah Air
Gading Perkasa | Digital Life

Aplikasi Tumblr punya perjalanan cukup panjang di tanah air. Kehadirannya sempat disambut baik oleh mereka yang aktif di media sosial.

Pixabay

Namun, sejak diluncurkan pada 2007, kiprah aplikasi Tumblr diwarnai sejumlah kekisruhan. Mulai dari ditinggal pendirinya, maraknya konten pornografi, hingga diblokir oleh pemerintah.

Pada dasarnya, Tumblr adalah platform media sosial microblogging buatan Tumblr, Inc. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengirim konten multimedia dalam bentuk blog singkat.

Namun, usai Yahoo mengakuisisi Tumblr pada 2013 silam, sang pendiri sekaligus CEO Tumblr, David Karp justru hengkang tanpa alasan. Banyak pihak menduga, David pergi karena tak mampu beradaptasi dengan perubahan besar yang terjadi.

Di Indonesia sendiri, aplikasi Tumblr tidak terlalu populer. Menurut data Statista, pada tahun 2016, Tumblr hanya diakses oleh 12,9 % pengguna internet di Indonesia. Jauh tertinggal dari media sosial lain seperti Facebook dan Instagram.

Tumblr menyajikan berbagai macam pilihan tema pada blog-nya yang disesuaikan dengan minat pengguna. Mulai dari teknologi, olahraga, politik, ekonomi, gaming, dan lain-lain. Dan dari banyaknya keberagaman konten yang dihadirkan, terdapat konten pornografi di dalamnya.

Menurut data resmi Kemkominfo, pemerintah mengklaim menemukan 360 akun yang bermuatan konten negatif di Tumblr. Angka itu dinilai cukup mengkhawatirkan sehingga pemerintah memutuskan memblokir layanan tersebut.

Ditemukan pula bahwa Tumblr tidak memiliki mekanisme dan report tools untuk melaporkan konten asusila. Alhasil, Tumblr diblokir pada Maret 2018.

Keputusan itu menuai protes dari pengguna setia Tumblr. Berbagai sindiran dilayangkan ke akun Kemkominfo, bahkan lebih dari 12 ribu warganet mendukung petisi anti-pemblokiran Tumblr.

Menurut salah satu pengguna yang kecewa, Tumblr merupakan tempat mencari foto-foto kreatif dan berbagi ide. Ia juga menilai, pemblokiran Tumblr bukan solusi, karena pihak yang hobi mencari konten pornografi tinggal berpindah ke platform lain.

Akibatnya, yang rugi adalah mereka yang memakai Tumblr untuk tujuan positif, sama saja muncul masalah baru tanpa menyelesaikan masalah awal.

Kendati begitu, Tumblr rupanya punya cara melaporkan konten dewasa, dilengkapi panduan untuk membatasi akses konten tersebut agar tak bisa dilihat sembarang orang.

Konten yang dinilai lebih berbahaya juga dapat dihilangkan dari Tumblr. Tentunya akan ada proses terlebih dulu, tidak bisa serba instan. Hal itu dibuktikan Tumblr dengan menghilangkan konten negatif pada 17 Desember 2018.

Usai Tumblr mengirim surat pernyataan resmi terkait komitmen mereka, Kemkominfo akhirnya resmi membuka kembali akses Tumblr di Indonesia. Keberhasilan Tumblr dalam memberantas konten pornografi patut diapresiasi. [GP]

SHARE