Kunci Menjadi Pemimpin di Era Industri 4.0 - Male Indonesia
Kunci Menjadi Pemimpin di Era Industri 4.0
Sopan Sopian | Works

Revolusi industri terus bergulir, mulai dari industri 1.0 terjadi pada akhir abad ke-18 dengan ditemukannya produksi mekanis menggunakan tenaga air dan uap. Lalu dilanjutkan dengan industri 2.0 dimulai di akhir abad ke-19.

Photo by Campaign Creators on Unsplash

Kemudian, awal abad ke-20 yang disebut juga fase pesatnya industrialisasi, ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam, penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dan lain-lain. 

Setelah itu industri 3.0 yang terjadi pada awal tahun 1970 dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi berbasis komputer dan internet. Hingga akhirnya dewasa ini berada di awal Revolusi Industri 4.0. 

"Sekarang kita sudah mulai memasuki Revolusi Industri yang ke 4.0 dan ini sangatlah berbeda dengan sebelumnya, di mana kita akan dapat mendesain dunia dan mengubah realitas di sekitar kita dengan perubahan secara atom dan molekul, perubahan secara nanoteknologi ditambah dengan segala sesuatunya di dunia yang terkoneksi dengan Internet," ucap Coach Yudi Candra, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat. 

Di revolusi industri 4.0 ini, kata Candra, segala sesuatu menjadi transparan, dan perbedaan akan satu produk/servis dengan produk/servis yang lain akan terlihat jelas dan hanya yang terbaiklah yang akan bertahan.

Lebih lanjut kata dia, apabila Anda melihat sejarah, di setiap fase Revolusi Industri, selalu ada bisnis baru yang menjadi pemain besar dan selalu ada pemain besar lama yang punah. Maka daritu itu, untuk Anda yang dapat beradaptasi dengan mengadaptasi skill dan mentalitas baru dengan cepat, revolusi industri 4.0 ini bisa jadi merupakan peluang emas Anda untuk menjadi pemain baru yang dapat diperhitungkan. 

Diakui Coach Yudi Candra, siklus sukses dan gagal di dalam bisnis juga semakin cepat terjadi dibandingkan sebelumnya. Sehingga banyak pertanyaan muncul dari para pembisnis kepadanya. Bagaimana dengan bisnis Saya? Bagaimana saya menyikapinya? 

"Sedangkan Revolusi Industri 4.0 ini bukanlah sesuatu yang kita dapat hentikan dan hindari. Hal ini akan terjadi dan hidup kita akan berubah," kata CEO PT Duta Sukses Dunia itu.

Lebi lanjut, Anda sebagai Leader dan pimpinan di bisnis Anda, tentu saja ada faktor kunci yang perlu diketahui agar dapat menghadapi tantangan dengan memimpin organisasi Anda. Untuk itu, berikut ini adalah kunci menjadi Leader di era industri 4.0 menurut Coach Yudi Candra.

Pertama
Leader harus dapat menyatukan dan memberikan arah tujuan yang jelas. Disini sangatlah penting untuk seorang leader untuk dapat berkomunikasi, membuat tim merasa aman, membuat sebuah engagement dan menjadi sebuah komunitas yang searah. Memiliki sebuah cetak biru yang dipahami, dimengerti  dan diimani oleh seluruh anggota organisasi.

Leader harus dapat membuat kepercayaan didalam diri tim. Dan yang terpenting leader yang kuat, memiliki visi yang bukan sekedar visi untuk perusahaan, tetapi juga yang lebih besar dari itu, yang memiliki pengaruh untuk seluruh timnya, lingkungan sekitarnya, bahkan dunia.

Kedua
Leader harus memiliki kecepatan dalam membuat keputusan. Di era 4.0 ini, segala sesuatunya berubah dengan cepat. Zaman dimana leader hanya berada di kantor dengan komputer dan bekerja dengan data setelah terkumpul sudah dirasa lambat. 

Leader harus turun dan melihat. Leader perlu mengevaluasi dan mengontrol tim bersama-sama, feedback atau masukan perlu dilakukan secara konstan dan terintegrasi bukan hanya secara internal tetapi juga terhubung dengan pihak eksternal seperti klien dan supplier.

Leader juga harus berani, mau menerima, mendorong, dan memotivasi tim untuk memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama. Akan lebih baik ketika Leader juga dapat menantang dirinya untuk keluar dari zona nyaman dengan melakukan coaching dan menerima feedback dari orang diluar organisasi .

Ketiga
Leader dapat memilih dan mendevelop talent. Generasi dimana pekerja loyal dan setia bekerja pada 1 perusahaan sudah mulai tergantikan dengan generasi yang mudah bosan dan mobile. Generasi yang lebih memilih untuk bekerja secara bebas, menjadi entrepreneur sendiri dan tidak terikat oleh 1 perusahaan. 

Mengingat tingginya turnover karyawan, Apa yang bisa Anda lakukan sebagai seorang leader adalah bukan hanya perlu untuk dapat memilih talent yang tepat, tetapi juga perlu untuk mendevelop talent dengan cepat sehingga mereka dapat lebih loyal dan juga produktif lebih lama di perusahaan anda, karena banyak cara untuk dapat memilih diantaranya Group Interview, NLP, dan Face Reader.

Kemudian, dijelaskan Candra, leader dan organisasi yang tidak beradaptasi dengan cepat dari pemikiran tradisional akan punah. Perusahaan yang bergerilya yang terkoneksi, berkolaborasi, yang terus belajar, terbuka akan perubahan, yang memiliki tim yang bergairah dan semangat maju, yang memiliki dan mengadaptasi teknologi atau cara yang lebih maju akan menjadi pimpinan di industrinya. *** (SS)

SHARE