Anthony Joshua, Penguasa Ring Tinju Kelas Berat - Male Indonesia
Anthony Joshua, Penguasa Ring Tinju Kelas Berat
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Anthony Joshua digadang-gadang kini menjadi petinju kelas berat saat ini setelah menaklukan petinju Alexander Povetkin pada ronde ke-7, Minggu 23 September 2018 lalu. Kemenangan tersebut membuat Anthony Joshua mempertahankan statusnya sebagai juara kelas berat versi WBA, WBO, dan IBO.

Photo by Gogo g2002 on Wikipedia

Pertandingan antara Anthony Joshua dan Alexander Povetkin ternyata disaksikan Mike Tyson. Lantas ia menyebut bahwa Anthony Joshua menjadi petinju kelas berat terbaik saat ini. "Saya pikir Anthony Joshua sekarang yang terbaik di kelas berat," kata Mike Tyson dalam laman Boxing Scene.

Awalnya, Tyson menyebut nama Tyson Fury adalah petinju terbaik di dunia saat ini setelah berhasil mengalahkan Wladimir Klitschko. Namun sayang, pemegan empat sabuk juara dunia kelas berat itu saat ini lagi vakum sementara dari tinju setelah mendapatkan hukuman larangan bertinju semenjak kasus skandal doping yang menjeratnya.

"Tyson Fury sedang vakum dari tinju untuk sementara. Aku rasa dia seharusnya memenangkan lebih banyak pertarungan saat kembali," tambah Mike Tyson.

Photo by Karl-Ludwig Poggemann on Flickr

Vakumnya Tyson Fury karena  tersangkut skandal doping, Tyson Fury mendapatkan hukuman larangan bertinju. Sementara Anthony Joshua berpeluang menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas berat andai bisa menyabet sabuk juara dunia WBC yang saat ini dipegang Deontay Wilder.

Akan tetapi negosiasi pertarungan unifikasi antara dua pemegang gelar juara tinju tersebut masih menemui jalan buntu.

Deontay Wilder lebih memilih bertanding melawan Tyson Fury pada Desember 2018 di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat. Adapun Anthony Joshua dijadwalkan bertanding pada April 2019 di Stadion Wembley, Inggris, meski belum menentukan calon lawannya. 

Photo by Eurofan88 on Wikipedia

Anthony Joshua sendiri lahir di Warford, Herfordshire. Blasteran Nigeria-Inggris. Sejak kecil ia sudah unggul dalam bidang olahraga. Namun bukan tinju, melainkan sepak bola dan atletik dan memecahkan rekor Year Nine 100 m di sekolahnya dengan waktu 11,6 detik.

Sebelum benar-benar terjun ke Tinju, ia adalah seorang tukang batu. Ia juga sempat mendekam di penjara dua kali, pertama karena perkehalian dan kedua karena kedatapan membawa ganja. Uniknya ia juga sempat tertarik pada catur dengan alasan untuk memperkuat kemampuan tinju dan taktisnya.

Selain itu ia juga mengumumkan berinvestasi untuk pusat kebugaran khusus anggota BXR, yang di dalamnya ada terapis olahraga, filanterapis, dokter dan ahli osteopati dan beberapa petinju BXR, paltih tinju, serta pejuang MMA. Pusat kebugaran itu kemudian di buka pada Januari 2017 di Chiltern Street di Marylebone, London. *** (SS)

SHARE