Soba, Sajian Lezat yang Kental Akan Tradisi | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Soba, Sajian Lezat yang Kental Akan Tradisi
Gading Perkasa | Relax

Selama ini ramen dengan kaldunya bersinar di sebagian besar negara di dunia, tapi sekarang, soba, mi asal Jepang yang lembut dan halus juga mulai membuat terobosan.

Pixabay

Berukuran seperti spageti, soba dibuat dari tepung gandum. Bahan baku inilah yang memberikan rasa khas pada soba, begitu pula dengan manfaatnya bagi kesehatan.

Soba dikonsumsi oleh masyarakat Jepang dalam jumlah banyak, dimulai pada zaman Edo, sekitar abad ke-16. Awalnya, soba digunakan untuk melawan beri-beri, penyakit yang disebabkan oleh kekurangan tiamin (vitamin B1).

Seperti dilansir National Geographic, menurut Mutsuku Soma, koki Jepang yang ahli membuat soba, beri-beri sering diderita oleh penduduk negeri Sakura karena mereka sangat bergantung kepada nasi putih yang rendah tiamin.

Seiring berjalannya waktu, soba menjadi kegemaran penduduk Edo. Banyak orang kemudian membuka warung soba dan menjadikan mi tepung gandum ini sebagai bagian dari tradisi.

Orang-orang Jepang kerap memakan soba di malam tahun baru. Soba yang dikonsumsi di waktu tersebut disebut toshikoshi soba (soba melewatkan tahun). Soma pun tertarik membuka restoran soba karena sang nenek sering membuatnya di acara kumpul keluarga, termasuk pada malam tahun baru.

Warga Jepang percaya, makan soba saat menyambut tahun baru bisa memberikan kesehatan dan panjang umur. Itu juga dianggap membawa keberuntungan karena suara menyeruput dan mengunyah yang muncul saat makan soba (tsuru tsurukame kame), terdengar seperti nama burung bangau dan kura-kura berumur panjang.

Soba memperoleh kepopulerannya melalui restoran-restoran dan stand kecil yang khusus menjajakan makanan ini. Dari Jepang, soba berkembang ke negara-negara lainnya.

Biasanya, soba disajikan dengan dua cara tradisional. Zaru soba dihidangkan di atas seiro atau zaru (piring persegi dari anyaman bambu) dan dicelupkan terlebih dahulu ke dalam saus yang disebut soba tsuyu.

Sementara itu, bukkae soba disajikan bersama kaldu hangat dan dilengkapi berbagai topping seperti tempura atau daging bebek.

Ketika sudah selesai makan soba, pembeli biasanya meminta soba-yu, air yang digunakkan untuk memasak mi tersebut sebelumnya. Soba-yu akan dicampur saus yang tersisa dan diminum sebagai sup, mengandung banyak nutrisi dan bagus bagi kesehatan. [GP]

SHARE