Resolusi Kejantanan yang wajib Pria Miliki - Male Indonesia
Resolusi Kejantanan yang wajib Pria Miliki
Sopan Sopian | Sex & Health

Setiap resolusi tahun baru selalu menghasilkan dua macam jenis pria, mereka yang ‘Action Taker’ atau pria yang “Action Faker”. Let’s admit it, resolusi tahun baru selalu berjalan di quarter pertama setiap tahun saja. 

Seorang Gentleman - Male Indonesia
pexels.com

Sebuah penelitian dari Research of University of Scranton, America 2017 menyebutkan hanya 50 persen orang yang menjalankan resolusi mereka setelah tiga bulan pertama di awal tahun, dan hanya 19 persen dari mereka yang sukses mengeksekusi resolusi tersebut secara keseluruhan. 

Maka dari itu, Elizabeth Santosa, Psikolog & Sexpert Supreme Premium Condoms memberikan tips bagi Anda agar dapat menjadi seorang Gentleman yang ‘Action Taker’.

"Menjadi seorang gentleman merupakan sebuah proses dan lifetime learning yang harus selalu dilatih. Untuk melatihnya, ada baiknya Anda mempraktikkan resolusi seorang gentleman," ucap Elizabeth Santosa.

Lebih lanjut, Elizabet menuturkan bahwa, melatih reolusi gentleman berpusat pada empat ‘ecstatic hormones’, sehingga kepuasan dan kebahagiaan dapat diraih di tahun depan. Apa saja empat ecstatic hormones tersebut?

1. Dopamine, The Energizer Hormone
Gentleman adalah seorang kurator yang penuh dengan passion dan energi. Untuk menjadi seorang gentleman yang memiliki gairah dan energi, Anda perlu meningkatkan kadar dopamine dalam tubuh, sehingga dapat memberikan excitement dalam diri Anda dan meningkatkan gairah dalam hidup. 

Pria yang memiliki dopamine rendah, menyebabkan kurangnya antusiasme dalam hidup dan cenderung cepat bosan serta monoton dalam rutinitasnya. Tingkatkan dopamine dengan berani mengambil berbagai tantangan baru dalam hidup, serta eksplor lebih banyak hal lagi di tahun depan. 

2. Serotonin, The Courageous Hormone 
Gentleman adalah mereka yang berani dan penuh percaya diri. Tingkat kepercayaan diri seorang pria ditentukan oleh hormon serotonin yang berperan penting untuk membuat diri Anda merasa bernilai. 

Pria yang memiliki serotonin rendah, akan merasa kesepian, tidak percaya diri, stress dan depresi, sehingga penuh pikiran negatif terhadap diri sendiri. "Dengan senantiasa bersyukur dan lebih banyak membantu orang lain akan membuat Anda lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri," ucap Elizabet.

3. Oxytocin, The Affection Hormone
Berbicara tentang cinta, tidak diragukan lagi bahwa Gentleman adalah mereka yang memiliki hubungan erat dengan pasangannya dan mampu membuat pasangannya merasa nyaman. Gentleman tidak takut untuk menunjukkan emosi dan perasaan kepada pasangannya. 

Pria yang mampu membangun koneksi kuat dengan pasangannya adalah mereka yang memiliki oxytocin tinggi. Sebaliknya, pria yang memiliki oxytocin rendah selalu memiliki negative judgment terhadap orang lain dan sulit membangun koneksi dengan pasangan. 

"Dengan cara perbanyak frekuensi bercinta. Tingkatkan kepuasan seksual Anda dan si dia dengan kondom yang memiliki fitur 3in1 yang didesain khusus untuk memberikan sensasi yang maksimal pada saat bercinta," terangnya.

4. Endorphin, The Satisfaction Hormone
Being a gentleman is all about endurance. Endurance atau daya tahan yang tinggi membuat seorang pria memiliki performa di atas ranjang lebih lama. Endurance ditentukan oleh hormon endorphin yang juga sering disebut sebagai morphin alami dalam tubuh. 

Pria yang memiliki endorphin rendah sering cepat mengeluh dan memiliki sistem imun yang lemah serta rentan terhadap stres dan depresi. Maka dari itu sebaiknya tingkatkan frekuensi olahraga dan juga performa bercinta di tahun depan. *** (SS)

SHARE