Berani Terjun ke Dunia Investasi! Ini Tipsnya - Male Indonesia
Berani Terjun ke Dunia Investasi! Ini Tipsnya
Gading Perkasa | Works

Baru terjun ke dunia investasi? Anda tidak perlu khawatir, banyak hal bisa Anda pelajari saat pertama kali berinvestasi. Mulai dari mengenal istilah-istilah di dalamnya, instrumen apa saja yang bisa Anda pilih, sampai cara menjadi investor sukses.

Photo by rawpixel.com from Pexels

Di zaman serba modern ini, Anda tidak perlu lagi melakukan investasi secara konvensional. Teknologi sudah memudahkan Anda untuk berinvestasi secara online sehingga transaksi dan berbagai macam pendataan bisa dilakukan secara digital.

Kali ini, kita akan membahas bagaimana bisa sukses meraup keuntungan dari dunia investasi ala Warren Buffett. Ia menduduki peringkat orang terkaya ketiga dari 400 orang di Amerika versi Forbes pada 2018, dengan total kekayaan mencapai 88,3 miliar USD. Mau tahu tips investasi sukses ala Warren Buffett? Simak ulasan berikut.

Berpikir Logis
Saat berinvestasi, hindari tindakan yang gegabah. Sebelum memutuskan menyimpan seluruh aset yang Anda punya, pikirkan terlebih dahulu apakah tindakan tersebut masuk akal atau tidak. Jika memang profil risiko dan return yang didapatkan sesuai, maka Anda boleh mencobanya.

Dalam memilih instrumen investasi, Anda juga perlu melihat apakah aset yang ditanamkan memiliki potensi bagus di masa depan atau tidak.

Misalnya, jika ingin berinvestasi saham, pilihlah perusahaan makanan atau minuman karena kedua produk itu menjadi kebutuhan pokok manusia. Tapi, jangan langsung tergiur oleh return yang bisa diperoleh. Cermati pangsa pasar yang dimilikinya.

Tidak Mudah Tergiur
Kenali bisnis dan pengelolanya jika Anda ingin beinvestasi pada suatu perusahaan. Setiap investor tentu ingin mendapatkan keuntungan dari aset yang ditanamkan. Tapi, jika pengelola bisnis mengobral janji dengan menawarkan keuntungan tidak masuk akal, sebaiknya urungkan niat Anda.

Sama seperti menanam benih, berinvestasi membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa sampai pada tahap mapan. Jika Anda mengharapkan keuntungan besar dalam waktu singkat, mungkin Anda harus perbaiki pola pikir tentang investasi.

Tidak fokus di satu titik
Balik modal memang perlu. Tapi, jangan jadikan hal itu sebagai titik fokus. Bagi Warren Buffett, pengembalian modal bukan fokus utama.

Paling penting adalah, bagaimana seorang investor dapat berfokus pada strategi investasi yang dijalankan secara berkelanjutan. Sebab jika Anda berinvestasi pada instrumen yang tepat, keuntungan pun akan datang sendirinya.

Jadi, mulailah berpikir mendapatkan keuntungan secara berkelanjutan daripada keuntungan besar dalam satu tangkisan.

Dari tiga tips di atas, dapat disimpulkan bahwa meski investasi merupakan sarana bagi seseorang untuk meraup untung, hal itu sebaiknya tidak menjadi fokus atau tujuan Anda saat memutuskan untuk berinvestasi.

Anggap saja berinvestasi seperti menabung dengan tujuan masa depan lebih terjamin berkat tabungan yang Anda miliki. [GP]

SHARE