Atasi Rasa Malu Seksual Agar Lebih Ahli di Ranjang - Male Indonesia
Atasi Rasa Malu Seksual Agar Lebih Ahli di Ranjang
Sopan Sopian | Sex & Health

Rasa malu seksual adalah pembunuh diam-diam kehidupan seks. Dan itu adalah epidemi di seluruh dunia. Rasa malu seksual biasanya terjadi karena mantan kekasih yang manipulatif saat berhubungan hingga merusak harga diri Anda, penghinaan seksual dari mantan kekasih, atau alasann lainnya.

hubungan seks - male indonesia
Photo by Marisa Howenstine on Unsplash

Apa pun penyebab utama dari rasa malu seksual Anda, ketahuilah bahwa itu dapat diatasi. Rasa malu seksual (atau rasa malu dalam bentuk apa pun) bukanlah keadaan alami. Bukanlah sifat untuk merasa malu tentang siapa Anda sebagai manusia. Anda tidak terlahir malu pada diri Anda sendiri. Rasa malu seksual adalah perilaku yang dipelajari.

Sebelum memasuki rasa malu seksual, terkadang pria telah didoktrin beberapa hal tentang seksual. Seperti misalnya, wanita yang baik tidak suka seks, pria hanya menginginkan satu hal, Anda tidak menarik secara seksual jika Anda gemuk/kurus/tua/berminyak, dan lain sebagainya. 

Akhirnya, dari pesan atau doktrin itu membuat seseorang (pria) merasa meragukan dirinya sendiri, dan merasa bersalah, atau malu dengan seksual. Itulah yang membungkus lapisan rasa malu di sekitar seksualitas Anda.

Menurut laman Jordangrayconsulting, Rasa malu seksual bisa menjadi lingkaran setan jika itu dibiarkan. Pada akhirnya, satu-satunya jalan keluar dari siklus ini adalah mengalahkan rasa malu seksual Anda dengan cinta dan penerimaan. Tidak ada yang menyembuhkan tanpa cinta. Ini mungkin terdengar seperti omong kosong, tapi ini adalah jalan keluar yang baik.

Anda harus menenggelamkan rasa malu dan rasa bersalah seksual dengan cinta dan penerimaan, sampai itu menjadi tidak ada apa-apanya. Ini adalah pusat dari terapi berbasis bicara atau program penyembuhan untuk mengatasi rasa takut, trauma, atau rasa malu itu sendiri.

Jadi cara untuk melewati tahap menghilangkan rasa malu seksual adalah melampirkannya pada sesuatu yang Anda inginkan untuk dikaitkan, seperti kepada cinta, kemudahan, dan penerimaan. Bukannya mengaitkan terus menerus pada rasa malu, rasa bersalah, ketakutan, atau kecemasan. 

Dengan kesabaran, ketekunan, dan rasa sayang pada diri sendiri, cinta akhirnya akan menenggelamkan rasa malu seksual, dan menggantikannya.

Menyembuhkan dari dalam Diri
Terlepas dari apakah Anda saat ini memiliki pasangan seksual, namun pasangan Anda kerap mengejek Anda sehingga rasa malu seksual Anda lebih besar, baiknya Anda jangan terlalu memikirkannya. 

Untuk mengembalikan rasa percaya diri Anda, bericintalah dengan diri Anda sendiri lebih dahulu. Secara teratur sisihkan waktu untuk berlatih masturbasi secara sadar. Singkirkan pornografi, jangan berfantasi, cukup berlatih berada di tubuh Anda sepenuhnya, sambil memberi diri Anda bentuk kesenangan apa pun yang Anda inginkan.

Ini adalah cara Anda membungkus respons memalukan seksual lama Anda dengan cinta dan penerimaan. Ketika Anda berlatih masturbasi dengan sadar, Anda akan semakin merasa lebih aman di dalam tubuh Anda. Ini memang tidak berefek cepat, tetapi itu akan terjadi dengan kesabaran, cinta, dan ketekunan.

Menemukan Pasangan yang Menerima Anda
Setelah mendapatkan dasar keamanan yang kuat di dalam tubuh sendiri dengan melakukan praktik di atas, sudah waktunya untuk bertempur dengan pasangan Anda. Tetapi pasangan yang dapat menerima Anda secara aman. 

Komunikasi adalah kunci. Biarkan pasangan Anda terlibat dalam proses Anda. Beri tahu mereka apa yang sedang Anda kerjakan, jujur pada pasangan Anda bagaimana si dia bisa membantu Anda melewati rasa malu seksual Anda.

Maka, tergantung siapa pasangan Anda dan berapa lama Anda bersama sebagai pasangan, semua itu mungkin tanpa perlu dikatakan. Tapi, sebagai aturan praktis, lebih baik dengan pasangan yang menerima Anda. *** (SS)

SHARE