Sederet Band Cadas yang Menulis Lagu Melankolis - Male Indonesia
Sederet Band Cadas yang Menulis Lagu Melankolis
MALE ID | News

Musik rock dan metal bisa dibilang sebagai dua aliran yang merepresentasikan musik keras, cadas, lengkap dengan distorsi dan gebukan drum yang bertenaga. Meski demikian, tak selamanya memainkan musik dengan nuansa yang menggebu-gebu. 

Band Cadas - Male Indonesiapexels.com

Beberapa band dengan alirsan musik rock dan metal, juga pernah menulis dan menyanyikan lagu dengan tempo pelan. Meski hal itu tidak sering, tetapi lagu dengan nada melankolis itu malah tak kalah sukses dibanding lagu-lagu cadas mereka lainnya.

Here Without You-3 Doors Down


Band yang digawangi oleh  Brad Arnold, Matt Roberts, Todd Harrell, Chris Henderson, dan Greg Upchurch ini, awalanya didirikan pada tahun 1994 oleh Brad Arnold (vokal/drum), Todd Harell (bass) dan Matt Roberts (gitar). 

Meski terkenal dengan band cadas, 3 Doors Down nyatanya berhasil mengemas lagu melankolisnya yang berjudul Here Without You. Salah satu potongan liriknya yang romantis adalah, “…everything I know, and anywhere I go. It gets hard but it won’t take away my love,”

So Far Away-Avenged Sevenfold


Salah satu band metal terbaik di era 2000, Avenged Sevenfold tetap mampu menuliskan kesenduan dalam lirik lagunya yang dominan oleh ritme-ritme cadas. Dalam So Far Away, M. Shadows dan kawan-kawan berhasil menghantarkan pendengarnya untuk ikut merindukan drummer mereka yang telah berpulang, The Rev. 

Meski bernada galau, namun distorsi gitar dan suara khas Shadows seolah menunjukkan bagaimana metalhead mengekspresikan kerinduan itu. Lagu ini juga berhasil membius para penikmatnya.

The Spirit Carries On-Dream Theater


Band progressive metal asal Boston, Amerika Serikat (AS) ini tetap keren saat memainkan lagu dengan tempo pelan. Salah satu buktinya lewat single berjudul The Spirit Carries On. Lagu ini mengisahkan keyakinan seseorang bahwa jiwa manusia akan selalu hidup sekalipun raganya telah tiada.

Creep–Radiohead


Creep yang merupakan single pertama Radiohead awalnya sama sekali tidak sukses sebelum album debut mereka dirilis setahun setelahnya. Dalam lagu ini, band asal Inggris ini berhasil menceritakan kisah pria buruk rupa yang bergitu menyukai wanita pujaannya. Akan mengherankan jika setelah mendengarkan lagu ini tak ikut bersimpati. *** (SS)

SHARE