Rajin Bercinta, Tekanan Darah Bisa Kena Akibatnya | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Rajin Bercinta, Tekanan Darah Bisa Kena Akibatnya
Gading Perkasa | Sex & Health

Tidak bisa dimungkiri bahwa berhubungan intim punya banyak manfaat bagi kesehatan pria. Mulai dari menghilangkan stres, bikin awet muda, hingga menyehatkan jantung.

berhubungan intim-Male-Indonesiapexels.com

Belum cukup sampai disitu, ternyata berhubungan intim dengan pasangan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kok bisa?

Temuan ini tentu menjadi angin sejuk bagi Anda yang punya masalah tekanan darah tinggi alias hipertensi. Selain membatasi asupan garam dan mengatur pola makan, rutin bercinta dipercaya mampu membuat tekanan darah Anda lebih stabil.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Blood Pressure Monitoring, berhubungan intim terbukti menurunkan tekanan darah sistolik alias tekanan darah ‘atas’. Pasalnya, aktivitas seksual dapat mengurangi kadar homosistein dalam darah sehingga mencegah risiko penyumbatan pembuluh darah.

Homosistein adalah salah satu asam amino yang terdapat dalam tubuh. Jika kadar homosistein meningkat secara berlebihan, asam amino ini akan menghambat aliran darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah. Alhasil, tekanan darah Anda meningkat.

Hal itu disetujui oleh Dean Nukta, direktur medis kardiologi di Fairview Hospital. Dean Nukta menjelaskan bahwa saat orgasme, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang lambat laun menurunkan tekanan darah.

Bahkan, hanya lewat memeluk pasangan saja juga bisa menurunkan tekanan darah. Ini dibuktikan oleh sebuah studi dalam jurnal Behavioral Medicine terhadap 109 pria.

Para peserta diminta menonton video romantis selama 10 menit sembari berpegangan tangan. Setelah itu, mereka diminta untuk berpelukan selama 20 detik dengan pasangannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentuhan kulit, baik berpegangan tangan maupun berpelukan, dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Ini karena sentuhan hangat dan intim dari pasangan menciptakan sensasi rileks dan membuat aliran darah jadi lancar.

Semakin lancar aliran darah, maka tekanan darah tentu akan semakin mudah dikendalikan. Bahkan, hal ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung di masa mendatang.

Memang aktivitas seksual bisa menurunkan tekanan darah, akan tetapi ini bukan berarti Anda lantas hanya mengandalkan hal tersebut dan lupa menerapkan pola hidup sehat lainnya.

Perlu dicatat bahwa gaya hidup berperan penting mengobati darah tinggi Anda. Jika Anda sudah terus-menerus melakukan hubungan intim tapi mengabaikan gaya hidup sehari-hari, maka hasilnya tentu akan sia-sia.

Banyak cara lain bisa Anda terapkan untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Di antaranya olahraga rutin, atur pola makan, serta menghindari stres berlebih. [GP]

SHARE