Vokalis BMTH: Musik Rock Kini Kurang Greget - Male Indonesia
Vokalis BMTH: Musik Rock Kini Kurang Greget
MALE ID | News

Beberapa waktu lalu, keyboardist dan vokalis Bring Me The Horizon (BMTH), Jordan Fish dan Oliver Sykes, pernah mengatakan bahwa musik rock di era sekarang terlihat kurang greget.

wikimedia commons

Senada dengan hal itu, dalam wawancara terbarunya bersama NME, kedua personel BMTH masih mengeluhkan tentang musik rock yang menurut mereka saat ini tengah mengalami kemunduran.

Sang vokalis BMTH, Oliver Sykes mengatakan, rap kini hampir seperti punk baru. “Ditambah rock sudah loyo, menyedihkan dan membosankan,” ujar dia.

Band asal Sheffield, Inggris ini dijadwalkan untuk merilis album terbarunya yang berjudul Amo pada Januari 2019.

Saat membahas tentang perubahan signifikan dari genre metal yang awalnya mereka anut, Oliver Sykes mengatakan bahwa penting bagi mereka berevolusi demi mempertahankan sebuah hubungan emosional.

“Itu sebabnya para rapper saat ini malah tampak seperti rock n roll baru, punk baru atau apa saja,” kata Sykes kepada Music Week.

Rock sudah sangat menyedihkan dan membosankan, tidak ada yang begitu menarik akan hal tersebut. Jadi penting bagi kami menyeberang (genre), karena kami merasa lebih cocok berada di tempat dimana orang-orang suka musik dan bukan cuma sekedar melihat seberapa cadas itu,” katanya lagi.

Sementara itu, keyboardist BMTH, Jordan Fish turut menambahkan bahwa banyak musisi yang disukainya secara konstan telah berubah sepanjang karier mereka.

Ia mencontohkan Radiohead. Menurutnya, sebagian besar orang cukup senang dengan album The Bends, namun ia malah tidak suka musik-musik lama mereka. Ia lebih antusias saat mereka memasukkan unsur elektronik ke dalam musik seperti sekarang ini.

Sykes kemudian melanjutkan ucapannya. Ia mengatakan bahwa musik mereka mungkin terdengar lebih komersial, namun yang terpenting adalah agar tetap menarik dan menyenangkan.

“Bahkan jika lagu tersebut terdengar lebih pop, itu jutaan kali lebih menarik daripada lagu-lagu yang Anda dengar di radio,” tutur Sykes.

“Hal ini emosional, sangat mendalam, selalu akan membawa dan membuat pendengarnya merasakan sesuatu,” tuturnya lagi. [GP]

SHARE